At Taujih

Mengawal Wacana Iqomatuddiin

MENJADIKAN RASULULLAH SEBAGAI IDOLA

Sang Idola. Begitulah masarakat sekarang melihat bintang film, atlit, atau tokoh-tokoh muda yang terkenal lewat layar kaca. Biasanya faktor yang paling menarik perhatian para remaja dan masarakat secara umum ketika mengidolakan seseorang adalah fisiknya. Ganteng atau Cantik. Baru talent atau bakat yang dimiliki seperti kemampuannya berakting, bernyanyi, atau prestasi di bidang-bidang lainnya. Jarang ditemukan orang yang secara fisik biasa-biasa saja, tetapi menjadi idola para remaja kebanyakan. Begitu juga kepribadian atau karakter yang dimiliki, merupakan nomor kesekian yang dijadikan bahan pertimbangan ketika seseorang remaja mengidolakan seorang bintang.

Hasil dari pengidolaan ini bermacam-macam, dari mulai mengikuti apa yang dikenakan sang idola, mengunjungi tempat-tempat yang sering dikunjungi sang idola, sampai meniru segala sesuatu yang dilakukan oleh sang idola. Sampai ada suatu kejadian tragis, ketika seorang bintang idola meninggal, beberapa orang fansnya rela ikut membunuh dirinya karena kesetiaan yang di luar akal sehat. Allah Ta’ala berfirman tentang mereka,

إِذْ تَبَرَّأَ الَّذِينَ اتُّبِعُوا مِنَ الَّذِينَ اتَّبَعُوا وَرَأَوُا الْعَذَابَ وَتَقَطَّعَتْ بِهِمُ الْأَسْبَابُ (166) وَقَالَ الَّذِينَ اتَّبَعُوا لَوْ أَنَّ لَنَا كَرَّةً فَنَتَبَرَّأَ مِنْهُمْ كَمَا تَبَرَّءُوا مِنَّا كَذَلِكَ يُرِيهِمُ اللَّهُ أَعْمَالَهُمْ حَسَرَاتٍ عَلَيْهِمْ وَمَا هُمْ بِخَارِجِينَ مِنَ النَّارِ

(yaitu) ketika orang-orang yang diikuti itu berlepas diri dari orang-orang yang mengikutinya, dan mereka melihat siksa; dan (ketika) segala hubungan antara mereka terputus sama sekali. Dan berkatalah orang-orang yang mengikuti: “Seandainya Kami dapat kembali (ke dunia), pasti Kami akan berlepas diri dari mereka, sebagaimana mereka berlepas diri dari kami.” Demikianlah Allah memperlihatkan kepada mereka amal perbuatannya menjadi sesalan bagi mereka; dan sekali-kali mereka tidak akan keluar dari api neraka. [ QS. Albaqarah : 166 – 167 ]
Baca entri selengkapnya »

Filed under: khotbah jum'ah

AKIBAT DOSA BAGI KEHIDUPAN MANUSIA

akibat dosaSering kita berbuat dosa tanpa disadari. Tapi juga kadang tahu bahwa perbutan yang kita lakukan adalah dosa, namun kita tetap melakukannya Karena mungkin terasa enak. Padahal tidaklah seseorang melakukan dosa dengan tidak dibarengi penyesalan dan taubat, kecuali akan melakukan dosa-dosa yang lain dengan ringannya.
Setiap orang yang mencuri, pasti ia akan berbohong. Dan jika ketahuan maka ia akan mengancam dan bahkan membunuh orang yang mengetahui tersebut. Demikian pula orang yang berzina. Dia pasti akan berbohong untuk menutupi perbuatannya. Begitulah dosa akan menyeret pada pelakunya hingga pada dosa kekufuran terhadap Allah Ta’ala.

Dosapun juga menjadikan hati tidak tenang. Walau mungkin seseorang merasa senang saat melakukan dosa tersebut. Tetapi setelah dosa dilakukan akan melahirkan perasaan cemas dan kehawatiran yang terus menerus. Rasulullah sallallahu alaihi wasallam bersabda;

الْبِرُّ حُسْنُ الْخُلُقِ وَالإِثْمُ مَا حَاكَ فِى نَفْسِكَ وَكَرِهْتَ أَنْ يَطَّلِعَ عَلَيْهِ النَّاسُ
“Kebaikan adalah dengan berakhlak yang mulia. Sedangkan kejelekan (dosa) adalah sesuatu yang menggelisahkan jiwa. Ketika kejelekan tersebut dilakukan, tentu engkau tidak suka hal itu nampak di tengah-tengah manusia.” (HR. Muslim no. 2553).

Kalau boleh mengatakan, melakukan dosa itu pada saat melakukannya terasa enak, setelah itu coba rasakan hati apakah merasa enak? Kita yakin tidak. Karena sebenarnya dosa adalah biang kegelisahan hati manusia. Tidak akan memberikan ketenangan jiwa, tidak akan menentramkan bathin. Dan ujung ujungnya akan mendatangkan masalah baru dalam kehidupan.

Jama’ah jum’ah yang dirahmati Allah Ta’ala
Baca entri selengkapnya »

Filed under: khotbah jum'ah

KHOTBAH ‘IDUL FITRI 1433 H “MELAKUKAN PERUBAHAN DENGAN SYARI’AT ISLAM”

اَلْحَمْدُ لِلّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَتُوْبُ اِلَيْهِ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ اَنْفُسِنَا وَسَيِّئَاتِ اَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. اَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى ءَالِهِ وَاَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُ اِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ.
اَمَّا بَعْدُ: فَيَاعِبَادَ اللهِ : اُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَ اللهِ وَطَاعَتِهِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ. قَالَ اللهُ تَعَالَى فِى الْقُرْآنِ الْكَرِيْمِ: يَااَيُّهَا الَّذِيْنَ اَمَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ اِلاَّ وَاَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ
يَاأَيّهَا النَاسُ اتّقُوْا رَبّكُمُ الّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيْرًا وَنِسَاءً وَاتّقُوا اللهَ الَذِي تَسَاءَلُوْنَ بِهِ وَاْلأَرْحَام َ إِنّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا
يَاأَيّهَا الّذِيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا اللهَ وَقُوْلُوْا قَوْلاً سَدِيْدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْلَكُمْ ذُنُوْبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللهَ وَرَسُوْلَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيْمًا، أَمّا بَعْدُ …
فَأِنّ أَصْدَقَ الْحَدِيْثِ كِتَابُ اللهِ، وَخَيْرَ الْهَدْىِ هَدْىُ مُحَمّدٍ صَلّى الله عَلَيْهِ وَسَلّمَ، وَشَرّ اْلأُمُوْرِ مُحْدَثَاتُهَا، وَكُلّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَكُلّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةً، وَكُلّ ضَلاَلَةِ فِي النّارِ.
Jamaah Idul Fitri rahimakumullah,
Allahu Akbar 3x Walillahilhamd

Segala puji bagi Allah ta’ala yang Maha Pengasih dan penyayang, Maha Teliti, Maha Pengatur. Segala puji bagi Allah yang Maha Pengampun, Penangguh, Pemaaf, dan Maha Penghapus dosa-dosa hamba-hamba-Nya. Shalawat dan salam senantiasa tercurahkan kepada nabi junjungan Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wasallam, beserta keluarganya, para sahabatnya, tabi’in dan para penerus risalahnya hingga akhir zaman.
Sebulan penuh kita telah menjalani shaum Ramadhan beserta paket-paketnya. Insya Allah semua itu kita lakukan dengan penuh kesabaran, ketenangan, ketekunan, keikhlasan, dan keimanan. Itu sebabnya hari ini kita berhak merayakan sebuah kemenangan untuk menjadi pribadi yang taqwa.

Ramadhan dengan berbagai keberkahannya telah meninggalkan kita. Sementara masih banyak penyakit ummat yang menjangkiti dan belum terlihat kesembuhannya. Sementara berbagai kemalasan dan keloyoan mengancam kita sepeninggal bulan Ramadhan.
Baca entri selengkapnya »

Filed under: khotbah jum'ah, Uncategorized

DERITA BAGI ORANG-ORANG YANG SOMBONG

Jama’ah shalat jum’ah yang dimulyakan Allah Ta’ala
Sombong adalah penyakit yang sangat berbahaya bagi seseorang. Sedikit diantara manusia yang selamat darinya. Lebih parah lagi bahwa, orang-orang yang memiliki sifat sombong ini tidak sadar dengan penyakit mereka. Banyak orang yang mengira bahwa sombong hanya akan terjadi pada orang yang pakaiannya indah, kendaraannya mewah, rumah yang megah serta makanannya yang serba mahal. Atau ada yang beranggapan bahwa sombong itu hanya terjadi pada orang-orang kaya saja, sedangkan orang yang miskin tidak akan terjangkiti sifat sombong ini. Padahal bisa jadi orang yang sangat miskin, hidup dengan penuh kerendahan dan kemelaratan, akan tetapi ia menjadi pentolan orang-orang yang sombong.

Sombong inilah yang telah mengeluarkan iblis dari jannah. Karena enggannya iblis untuk sujud kepada nabi adam dan merasa lebih baik karena diciptakan dari api sedangkan nabi adam diciptakan dari tanah. Padahal Allah Ta’ala tidak pernah mengatakan bahwa api itu lebih baik daripada tanah. Oleh karena itulah iblis terkutuk hingga hari kiamat sedangkan ia termasuk hamba Allah yang kafir. Dari sinilah penting bagi kita untuk mendalami permasalahan ini, agar kita tidak termasuk diantara orang-orang yang sombong.

Kaum muslimin sidang Jum’at yang berbahagia…
Apa itu sombong ?
Sombong adalah sebuah keadaan dimana seseorang merasa ta’ajub dengan dirinya sendiri. Sehingga ia melihat dirinya lebih mulia dibanding yang lain. Yang lebih parah dari itu adalah sombongnya ia kepada penciptanya dengan menolak kebenaran dan tunduk terhadapnya dengan pentauhidan dan ketaatan. [ Muhammad Ibnu Abdil Wahab, al Kabair bab al kibr ].
Baca entri selengkapnya »

Filed under: khotbah jum'ah, Uncategorized

Jangan Sembunyikan Ilmu

Jama’ah shalat jum’ah yang dimulyakan Allah Ta’ala
Ilmu agama ibarat cahaya yang memancar di malam hingga menerangi alam sekitarnya. Gelapnya malam yang tidak bisa melihat segala sesuatu di sekitarnya akan sirna dengan datangnya cahaya walaupun hanya setitik. Demikianlah kebenaran ketika telah datang, maka yang batil akan sirna. Allah Ta’ala berfirman :

وَقُلْ جَاءَ الْحَقُّ وَزَهَقَ الْبَاطِلُ إِنَّ الْبَاطِلَ كَانَ زَهُوقًا
Dan Katakanlah: “Yang benar telah datang dan yang batil telah lenyap”. Sesungguhnya yang batil itu adalah sesuatu yang pasti lenyap. [ Qs. Al Isra' : 81 ].

Jama’ah shalat jum’ah yang dimulyakan Allah Ta’ala
Akan tetapi yang menjadi persoalan adalah adanya para ustadz dan ulama’ yang menyembunyikan ilmu agama saat ummat membutuhkan. Saat ummat membutuhkan penjelasan tentang siapa musuh kita dan siapa saudara kita, apa makar musuh terhadap ummat, hakekat tauhid yang diajarkan oleh para nabi dan perkara-perkara penting lainnya, banyak para da’I yang pura-pura tidak tahu atau bahkan bungkam. Banyak diantara mereka yang takut jika menyampaikan kebenaran maka penguasa akan marah kepadanya, banyak orang yang tidak senang kepadanya, dan akhirnya akan membahayakan pekerjaannya sehingga ia takut untuk menyuarakan kebenaran ditengah-tengah ummat.
Baca entri selengkapnya »

Filed under: khotbah jum'ah

IMAN & TAQWA JALAN MENUJU KEMENANGAN

الله اكبر الله اكبر لااله الا الله والله اكبر الله اكبر ولله الحمد
الْحَمْدُ للهِ الَّذِيْ جَعَلَ رَمَضَانَ شَهْرُ الصِّيَامِ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَجَعَلَ عِيْدَ الْفِطْرِ ضِيَافَةً لِلصَّائِمِيْنَ وَفَرْحَةً لِلْمُتَّقِيْنَ، أَشْهَدُ أَنْ لآإِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ نَبِيَّنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ صَادِقُ الْوَعْدِ الأَمِيْن، اللهم فَصَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلىَ نَبِيَّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلهِ وَأَصْحَابِ الْكِرَامِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا، أَمَّا بَعْدُ: فَيَاعِبَادَ اللهِ أُوْصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى

اللهِ وَطَاعَتِهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْن.قاَلَ تَعَالَى
يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ (آل عمران : 102)
يَاأَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَاْلأَرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا (النساء : 1)
يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلاً سَدِيدًا. يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا (الأحزاب : 70-71)
فَإِنَّ اَصْدَقَ الْحَدِيْثِ كِتَابُ اللهِ وَخَيْرَ الْهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ وَشَرَّ الأُمُوْرِ مُحْدَثَاتُهَا وَكُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَ كُلَّ بِدْ عَةٍ ضَلاَ لَةٌ وَ كُلَّ ضَلاَ لَةٍ فِى النَّارِ

Jama’ah sholat ‘Idul fitri yang dimulyakan Allah Ta’ala
Pada hari yang bahagia ini, tidak ada kata yang pantas untuk diucapkan kecuali perasaan syukur kita pada Allah Ta’ala. Rasa syukur karena hanya Allahlah yang telah memberikan nikmat sehingga kita dapat berkumpul dengan perasaan yang bahagia pada pagi hari ini.

Shalawat dan salam senantiasa tercurah pada junjungan kita nabi besar Muhammad sallallahualaihi wasallam, keluarganya, tabi’in serta tabi’ut tabi’in dan siapa saja yang berjalan di atas jalannya hingga hari akhir nanti.

Ma’asyirol muslimin jama’ah sholat I’idul fitri yang dimulyakan Allah Ta’ala
Sudah satu bulan lamanya kita melaksanakan puasa. Dan sudah satu bulan lamanya kita dididik oleh Allah Ta’ala untuk menjadi orang yang bertaqwa. Tidak terasa bulan ramadhan telah meninggalkan kita, dan meninggalkan ummat yang masih merasakan berbagai penyakit-penyakit hati yang tidak ada solusi kecuali taqwa pada Allah Ta’ala.
Baca entri selengkapnya »

Filed under: khotbah jum'ah

ANAK SHALIH ASET ORANG TUA

Jamaah jum’ah rahimakumullah
Segala puji milik Allah yang telah menciptakan kita dengan sebaik-baik ciptaan. Dan memberi kita akal untuk membedakan antara yang haq dan batil. Shalawat dan salam senantiasa tercurahkan pada junjungan kita nabi Muhammad  yang telah membawa kita dari zaman jahiliyah menuju zaman yang terang benderang disinari cahaya Islam.

Anak adalah buah hati bagi kedua orang tuanya. Sewaktu bahtera rumah tangga pertama kali diarungi, maka pikiran pertama yang terlintas dalam benak suami istri adalah berapa jumlah anaknya kelak akan mereka miliki serta kearah mana anak tersebut akan dibawa. Menurut Sunnah melahirkan anak yang banyak justru yang terbaik. Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Salam bersabda:

تَزَوَّجُوا الْوَلُوْدَ وَالْوَدُوْدَ فَإِنِّيْ مُكَاثِرٌ بِكُمْ.
“Nikahilah wanita yang penuh dengan kasih sayang dan karena sesungguhnya aku bangga pada kalian dihari kiamat karena jumlah kalian yang banyak.” [HR. Abu Daud dan An Nasa’I, kata Al Haitsamin].
Baca entri selengkapnya »

Filed under: khotbah jum'ah

Tegar Dalam Perjuangan

Jama’ah shalat jum’ah yang dimulyakan Allah Ta’ala
Segala puji bagi Allah, Rabb dan sesembahan sekalian alam, yang telah mencurahkan kenikmatan dan karuniaNya yang tak terhinggal dan tak pernah putus sepanjang zaman kepada makhluk-Nya. Baik yang berupa kesehatan, kesempatan sehingga pada kali ini kita dapat menunaikan kewajiban shalat Jum’ah.
Semoga shalawat dan salam tercurahkan kepada pemimpin dan uswah kita Nabi Muhammad, yang melalui perjuangannyalah, cahaya Islam ini sampai kepada kita, sehingga kita terbebas dari kejahiliyahan, dan kehinaan. Dan semoga shalawat serta salam juga tercurahkan kepada keluarganya, para sahabat dan pengikutnya hingga akhir zaman.

Pada kesempatan kali ini tak lupa saya wasiatkan kepada diri saya pribadi dan kepada jama’ah semuanya, agar kita selalu meningkatkan kwalitas iman dan taqwa kita, karena iman dan taqwa adalah sebaik-baik bekal untuk menuju kehidupan di akhirat kelak.

Jama’ah jum’ah yang dimulyakan Allah Ta’ala
Kehidupan manusia di dunia ini tidak akan terlepas dari ujian, karena ujian adalah sunnatullah. Sebagaimana yang ditegaskan dalam firman-Nya:

أَحَسِبَ النَّاسُ أَنْ يُتْرَكُوا أَنْ يَقُولُوا آمَنَّا وَهُمْ لَا يُفْتَنُونَ (2) وَلَقَدْ فَتَنَّا الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ فَلَيَعْلَمَنَّ اللَّهُ الَّذِينَ صَدَقُوا وَلَيَعْلَمَنَّ الْكَاذِبِينَ
“Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami telah beriman,” sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.” (Al-Ankabut: 2-3).
Baca entri selengkapnya »

Filed under: khotbah jum'ah

SIAPAKAH MUSUH KITA

إِنَّ الْحَمْدَ لله نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.
يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ.
يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوْا رَبَّكُمُ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ مِّنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيْرًا وَنِسَآءً وَاتَّقُوا اللهَ الَّذِيْ تَسَآءَلُوْنَ بِهِ وَاْلأَرْحَامَ إِنَّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا.
يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ وَقُوْلُوْا قَوْلاً سَدِيْدًا. يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوْبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللهَ وَرَسُوْلَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيْمًا.
أَمَّا بَعْدُ: فَإِنْ أَصْدَقَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللهَ، وَخَيْرَ الْهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَشَّرَ الأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا وَكُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ وَكُلَّ ضَلاَلَةٍ فِي النَّارِ.
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحِسَانِ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ.

Ikhwani arsyadanillahu wa iyyakum ajmai’in
Pada kesempatan yang penuh barakah ini, kami wasiatkan kepada diri kami sendiri juga kepada segenap jama’ah kaum muslimin, agar senantiasa bertaqwa kepada Alloh Ta’ala. Marilah kita mengindahkan perintah Alloh Ta’ala dan Rasul-Nya dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauh dari segala larangan-Nya, karena semua itu merupakan urgensi dari ketaqwaan. Dengan ketaqwaan, Alloh akan memberikan keselamatan di dunia dan di akhirat; di dunia memperoleh kebahagiaan walaupun hidup sederhana, di akhirat memperoleh warisan surga.

Kita memahami, fitrah manusia itu dapat mengetahui dan mengenal kebenaran, serta menjauhi dan menghindari kebathilan. Namun bukan berarti bahwa mengamalkan al haq atau menghindari kebathilan adalah sesuatu yang mudah.

Ada beberapa rintangan dan hambatan yang menjadi ujian. Ada musuh yang selalu menghalangi dari jalan al haq. Dan sebaliknya ada musuh yang selalu berusaha membimbing ke arah yang bathil.

Musuh-musuh ini memberikan gambaran tentang kebenaran dengan gambaran yang tidak menyenangkan dan menjijikkan. Sebaliknya memoles perbuatan dosa dengan sesuatu yang menyenangkan, membahagiakan dan penuh dengan kenikmatan. Akhirnya banyak orang yang terpedaya, meninggalkan jalan yang benar dan mengikuti jalan yang bathil, na’udzubillahi mindzalik.
Baca entri selengkapnya »

Filed under: khotbah jum'ah

AKIBAT BERBUAT MAKSIYAT

الحَمْدُ لِلَّهِ الَذِيْ فَتَحَ لِعِبَادِهِ طَرِيْقَ الْفَلاَحِ وَأَرْشَدَهُمْ إِلَى مَا فِيْهِ الْخَيْرِ وَ الْبِرِّ وَ التُقَى وَأَمَرَهُمْ بِالتَنَاصُحِ عَلَى الْحَقِّ وَجَعَلَ أَمْرُهُمْ شُوْرَى بَيْنَهُمْ لِيَتَحَقَّقَ لَهُمُ الْفَوْزَ وَالنَجَاةَ . وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَ أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ لاَ نَبِيَّ بَعْدَهُ وَالصَّلاَةُ وَ السَّلاَمُ عَلَى حَبِْيبِنا و شَفِيْعِنا مُحمَّدٍ سَيِّدِ المُرْسَلِيْنَ وَ إِمَامِ المُهْتَدِيْنَ وَ قَائِدِ المُجَاهِدِيْنَ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ.أَمَّا بَعْدُ،، فَيَاأَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ أُوْصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى الله عَزَّ وَجَلَّ والتَّمَسُّكِ بِهَذَا الدِّينِ تَمَسُّكًا قَوِيًّا. فَقَالَ اللهُ تَعَالَى فِي كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ، أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَيْطَانِ الرَجِيْمِ “يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ “
يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوْا رَبَّكُمُ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ مِّنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيْرًا وَنِسَآءً وَاتَّقُوا اللهَ الَّذِيْ تَسَآءَلُوْنَ بِهِ وَاْلأَرْحَامَ إِنَّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا. يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ وَقُوْلُوْا قَوْلاً سَدِيْدًا. يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوْبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللهَ وَرَسُوْلَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيْمًا.
أَمَّا بَعْدُ؛ فَإِنَّ أَصْدَقَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللهَ، وَخَيْرَ الْهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَشَّرَ الأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا وَكُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ وَكُلَّ ضَلاَلَةٍ فِي النَّارِ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ.

Jama’ah shalat jum’ah yang dimulyakan Allah Ta’ala
Allahamdulillah segala puji bagi Allah yang telah menjadikan kita seorang mukmin yang senantiasa berusaha untuk melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Dan Ia lah yang telah memberikan pada kita nikmat kesehatan dan kesempatan sehingga kita ditaqdirkan dapat melaksanakan shalat jum’ah di masjid ini.
Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurahkan kepada nabi junjungan, nabi besar Muhammad sallahu alaihi wasallam yang telah membawa ummat ini dari jaman jahiliyah menuju zaman yang terang benderang dengan cahaya Islam.

Ma’asyirol muslimin yang dimulyakan Allah Ta’ala
Sesungguhnya musibah-musibah yang menimpa kaum muslimin saat ini berupa penderitaaan, kesulitan dan kesempitan baik pada harta maupun keamana, baik yang menyangkut pribadi ataupun social, sesungguhnya disebabkan oleh maksiat-maksiat yang mereka lakukan. Sikap mereka yang meninggalkan perintah-perintah Allah serta meninggalkan penegakkan syari’at Allah, bahkan ada diantara mereka mencari-cari hukum selain dari syari’at Allah yang telah menciptakan seluruh makhluk. Allah Yang paling sayang terhadap mereka daripada kasih sayang ibu-ibu dan bapak-bapak mereka. Dan Yang paling mengetahui kemaslahatan dan kebaikan bagi mereka daripada diri mereka sendiri. Allah berfirman,
مَا أَصَابَكَ مِنْ حَسَنَةٍ فَمِنَ اللَّهِ وَمَا أَصَابَكَ مِنْ سَيِّئَةٍ فَمِنْ نَفْسِكَ وَأَرْسَلْنَاكَ لِلنَّاسِ رَسُولًا وَكَفَى بِاللَّهِ شَهِيدًا
Apa saja nikmat yang kamu peroleh adalah dari Allah, dan apa saja bencana yang menimpamu, Maka dari (kesalahan) dirimu sendiri. kami mengutusmu menjadi Rasul kepada segenap manusia. dan cukuplah Allah menjadi saksi.[QS. An Nisa’ : 79

Wahai saudara-saudara kaum muslimin…
Sesungguhnya kebanyakan orang-orang sekarang mengembalikan sebab musibah-musibah yang mereka alami, baik musibah yang menyangkut harta atau yang menyangkut keamanan dan politik mereka mengembalikan sebab-sebab musibah-musibah ini hanya kepada sebab-sebab alami, materi, atau kepada sebab pergolakan politik, atau sebab perekonomian, atau kepada sebab perselisihan tentang daerah perbatasan antara dua Negara.

Tidak disangsikan lagi, hal ini disebabkan kurangnya pemahaman mereka dan lemahnya iman mereka dan kelalaian mereka dari mentadabburi Al-Qur’an dan sunnah-sunnah Rasulullah sallahu alaihi wasallam.
Baca entri selengkapnya »

Filed under: khotbah jum'ah

PENGUMUMAN

Mohon maaf kepada para pengunjung blog ini jika beberapa komentar tidak kami tampilkan. Di karenakan komentar yang tidak mendidik tidak ilmiyah dengan berdasar dalil dan cenderung emosional. Semua itu kami lakukan untuk meminimalisir perdebatan yang tidak ilmiyah dan di dasari atas emosi saja

Tanggalan

Jam dinding



Blog Stats

  • 222,348 hits

Pengunjung

online

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 34 pengikut lainnya.