At Taujih

Mengawal Wacana Iqomatuddiin

MANHAJ SALAF DALAM MENATAP PERJUANGAN

Allah subhanahu wa ta’ala menciptakan makhluk-makhluk-Nya khususnya manusia, tidaklah dibiarkan begitu saja. Demi kebaikan mereka, Allah Ta’ala telah menetapkan aturan-aturan yang harus dilaksanakan. Tidak bisa tidak, itulah as-Shiroth al-Mustaqim. Sedikit saja manusia berpaling darinya, ia akan terjerembab dalam kubangan lumpur kesengsaraan. Sehingga tatkala Islam sebagai Syari’ah Samawy tidak lagi eksis memimpin dunia, Barat -yang notabene musuh Islam- tampil memimpin dan menguasai dunia. Maka bukannya kedamaian dan keadilan sebagai hasilnya akan tetapi justru kebobrokan dan kejahiliyahanlah yang kemudian menyebar dan mendominasi wajah dunia.

Kondisi dunia islam
Kondisi ummat Islam dewasa ini, tidak terlepas dari rentetan peristiwa yang menimpa mereka sejak Khilafah Islamiyah melemah hingga pada akhirnya runtuh. Selain bahwa mereka telah meninggalkan dien mereka dan sibuk dengan urusan-urusan dunia. Rasulullah shallallah ‘alaihi wa-sallam:
عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَقُولُ « إِذَا تَبَايَعْتُمْ بِالْعِينَةِ وَأَخَذْتُمْ أَذْنَابَ الْبَقَرِ وَرَضِيتُمْ بِالزَّرْعِ وَتَرَكْتُمُ الْجِهَادَ سَلَّطَ اللَّهُ عَلَيْكُمْ ذُلاًّ لاَ يَنْزِعُهُ حَتَّى تَرْجِعُوا إِلَى دِينِكُمْ »
Jika kalian sudah berdagang dengan riba, rela dengan pertanian, mengikuti ekor-ekor sapi (beternak) dan meninggalkan jihad, niscaya Allah akan menguasakan kehinaan pada kalian yang tidak diangkat kehinaan tersebut sampai kalian kembali kepada dien kalian. (HR. Abu dawud)
Konspirasi musuh-musuh Islam sangat besar dan ganas. Selama berabad-abad mereka menjajah negeri-negeri Islam, yang mengakibatkan kerugian materi, cacat mental dan kebodohan yang tiada tara. Komunis dengan revolusi-nya, Zionis dengan program Israel Raya-nya dan Salibis dengan Kristenisasi Internasionalnya adalah tiga kekuatan dunia yang tidak rela melihat Islam eksis dimuka bumi. Mereka benar-benar ingin mencabut Islam sampai akar-akarnya. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman :
وَلَن تَرْضَى عَنكَ الْيَهُودُ وَلاَ النَّصَارَى حَتَّى تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ قُلْ إِنَّ هُدَى اللَّهِ هُوَ الْهُدَى وَلَئِنِ اتَّبَعْتَ أَهْوَآءَهُمْ بَعْدَ الَّذِي جَاءَكَ مِنَ الْعِلْمِ مَالَكَ مِنَ اللَّهِ مِن وَلِيٍّ وَلاَ نَصِيرٍ {120} البقرة
Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu sehingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah:”Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang sebenarnya)”. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu. (QS. 2:120)
يُرِيدُونَ لِيُطْفِئُوا نُورَ اللهِ بِأَفْوَاهِهِمْ وَاللهُ مُتِمُّ نُورِهِ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُونَ {8} الصفّ
Mereka ingin memadamkan cahaya Allah dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka, dan Allah tetap menyempurnakan cahaya-Nya meskipun orang-orang kafir benci.
Komunis dengan revolusinya telah menghapus beberapa negeri Islam dari peta dunia. Kita tidak akan menemukan lagi nama Turkistan di wilayah China, dan Bukhoro yang sekarang di wilayah Rusia. Ambisi mereka sangat kuat, bahkan Indonesia hampir menjadi korban revolusi komunis. Jihad Afghanistan juga menjadi bukti atas makar mereka.
Bagi Zionis dan Salibis Khilafah adalah lambang persatuan, kesatuan dan kekuatan ummat Islam yang selalu menjadi ancaman. Mereka bersekongkol untuk menghapuskannya. Makar mereka berhasil dengan dihapuskan Khilafah Turki Utsmani oleh Mustofa Kamal Ataturk la’natullah ‘alaihi pada tanggal 3 Maret 1924 dan Turki mereka ganti dengan pemerintahan Sekuler.
Dalam mengahadapi musuh-musuh Islam, sebagian kaum muslimin membentuk lembaga-lembaga illegal seperti ; Ikhwanul Muslimin, Hizbut-Tahrir, Jama’ah Tabligh, jama’ah salafiyah dan lain-lain. Secara umum hadaf (tujuan) mereka lebih specific dan terarah dibanding lembaga-lembaga resmi seperti NU, Muhammadiyah, al irsyad, yakni mereka menginginkan wujudnya kembali Khilafah Islamiyah di muka bumi.
Ikhwanul Muslimin
Jama’ah ini berdiri pada bulan Dzulhijjah 1347 H/1928 M. di kota Isma’iliyah (Mesir)oleh Hasan Al Banna. Jama’ah ini bertujuan (target) untuk membina/membentuk pribadi muslim, keluarga muslim, masyarakat muslim, pemerintahan Islam dan dunia Islam dengan Islamisasi.
Hizbut Tahrir
Jama’ah ini lebih terfokus pada politik praktis. Didirikan oleh Taqiyyuddin an-Nabhany di Yordania pada 19 oktober 1378 H/1959 M. Sasaran dan tujuan HT adalah ; memulai cara hidup yang Islami, memikul amanat dakwah dan membangun masyarakat diatas asas yang baru dengan mengikuti Undang-Undang HT yang memuat 182 pasal.
Jama’ah Tabligh
Jama’ah Tabligh didirikan di negeri Hindia di kota Sahar Nufur oleh Syaikh Muhammad Ilyas bin Syaikh Muhammad Isma’il. Jama’ah ini sangat giat berdakwah dengan satu istilah yang cukup dikenal, yakni Jaulah/khuruj (mengadakan perjalanan). Perjalanan dakwah tersebut berupaya membimbing dan menunjukkan ummat kepada kewajiban fardi seperti shalat, shoum, akhlaq karimah dan lain-lain, tanpa masuk kekancah politik.
Tak dapat dipungkiri, bahwa wujud mereka membawa dampak yang cukup positif. Namun banyak hal yang mengharuskan mereka kembali kepada manhaj Salaf :
• Fonomena gerakan yang terkesan meremehkan tradisi keilmuan.
• Fonomena gerakan yang menjadikan rasio sebagai sandaran dalam masalah-masalah aqidah.
• Fonomena gerakan yang terlalu tasahul (memudahkan) dalam bersikap terhadap ahlul bid’ah hatta bid’ah kufriyyah, disamping ada yang terlalu ghuluw (berlebihan) dalam mensikapi orang -orang yang berbeda pendapat dalam masalah-masalah ijtihady.
• Fonomena gerakan yang salah kaprah dalam mengaplkasikan al-Wala’ wal-Bara’ , sehingga memasukkan orang-orang kafir dalam majlis syura-nya. Bahkan ada yang berkompetisi untuk memperjuangkan Islam lewat jalur parlemen dibawah sistem kuffar.
• Fonomena gerakan yang dakwahnya bersifat parsial, sehingga hanya beramal pada sektor-sektor tertentu dengan menafikan sektor lain. Seperti bergerak di sektor politik atau sektor keilmuan saja, beramar makruf tanpa nahi munkar, dan lain-lain… bahkan ada yang memisahkan dien dari politik.
• Fenomena gerakan yang menjadikan at tasfiyah wat tarbiyah saja dan menafyikan perjuangan dengan kekuatan dan jihad fi sabilillah.
Harakah Islamiyah lazim untuk mengadakan restrospeksi secara kontinyu ; Sudahkah aqidah, akhlaq, manhaj perjuangan dan seluruh pemahaman telah mengacu pada Salafus Shalih.
Sebab kemaslahatan ummat yang menjadi cita setiap pergerakan tidak akan wujud kecuali dengan mengikuti (ittiba’) jalan yang telah ditempuh generasi awal Islam. Imam Malik berkata :
لَنْ يَصْلُحَ آخِرَ هَذِهِ الْأُمَّة إِلاَّ بِمَا صَلُحَ بِهِ أَوَّلُهَا
“Generasi akhir ummat ini tidak akan kembali jaya, kecuali dengan apa-apa yang telah mengantarkan kejayaan generasi awal”
Umar bin Khottob  berkata :
“نَحْنُ قًوْمٌ أًعَزَّنَا اللهُ بِالْإِسْلاَمِ فَمَتَى اِبْتَغَيْنَا بِغَيْرِ الْإِسْلاَمِ أَذَلَّنَا اللهُ”. رواه الطَبَرِي فِي تَفْسِيْرِهِ (13/478)
“Kami adalah kaum yang Allah mulyakan dengan islam, maka setiap kami mengharapkan kemuliaan di luar Islam, Allah menghinakan kami.” ( At Tobari 13/478 ).
Manhaj Salaf dan perjuangan
Islam turun dengan syari’at dan manhaj. Syari’at adalah hukum-hukum sedangkan manhaj adalah metode dalam menerapkan hukum tersebut.
Allah Ta’ala berfirman :
Dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. untuk tiap-tiap umat diantara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. ( Al Maidah : 48)
Ibnu Katsir menjelaskan Syir’atan wa minhajan :
سَبِيْلاً إِلَى الْمَقَاصِدِ الصَحِيْحَةِ، وَسُنَّةُ أَيْ: طَرِيْقًا وَمَسْلَكًا وَاضِحًا بَيِّنًا.
Jalan kepada tujuan yang benar,sedangkan sunnah adalah jalan yang terang dan jelas. (tafsir Ibnu Katsir)
Sayyid qutub dalam tafsirnya menyampaikan :
Dengan hal itu Allah Ta’ala telah menutup seluruh pintu masuknya setan, lebih husus lagi adalah yang nampak darinya kebaikan dan memikat hati dan bisa merapatkan shof (antara yahudi dan islam) dengan cara meremehkan sesuatu dari syari’at Allah, sebaliknya mereka menerima ridhonya orang banyak atau menerima apa yang disebut shof yang satu. (Tafsir fi dhilalil qur’an, ayat tersebut)

Sedangkan dalam mengembalikan kekhilafahan, ummat islam harus memiliki kekuatan. Sebagaimana talah Allah Ta’ala sebutkan dalam al qur’an :
لَقَدْ أَرْسَلْنَا رُسُلَنَا بِالْبَيِّنَاتِ وَأَنزَلْنَا مَعَهُمُ الْكِتَابَ وَالْمِيزَانَ لِيَقُومَ النَّاسُ بِالْقِسْطِ وَأَنزَلْنَا الْحَدِيدَ فِيهِ بَأْسٌ شَدِيدٌ وَمَنَافِعُ لِلنَّاسِ وَلِيَعْلَمَ اللَّهُ مَن يَنصُرُهُ وَرُسُلَهُ بِالْغَيْبِ إِنَّ اللَّهَ قَوِيٌّ عَزِيزٌ
Sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan telah Kami turunkan bersama mereka Al Kitab dan neraca (keadilan) supaya manusia dapat melaksanakan keadilan. Dan Kami ciptakan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia, (supaya mereka mempergunakan besi itu) dan supaya Allah mengetahui siapa yang menolong (agama)Nya dan rasul-rasul-Nya padahal Allah tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa (al Hadid : 25)
Sedangkan Ibnu Taimiyah berkata :
فَالدِيْنُ الْحَقِّ لاَ بُدَّ فِيْهِ مِنَ الْكِتَابِ الْهَادِي وَالسَيْفُ النَاصِر .. فَالْكِتَابُ يُبَيِّنُ مَا أَمَرَ اللهُ بِهِ وَمَا نَهَى عَنْهُ ، وَالسَيْفُ يَنْصُرُ ذَلِكَ وَيُؤَيِّدُهُ
Maka din yang benar haruslah ada didalamnya kitab yang menunjukkan dan pedang yang menolong …. Maka kitab menjelaskan perintah dan larangan Allah dalam kitab tersebut, dan pedang menolong dan menguatkan kitab tersebut. (Minhajus sunnah an nabawiyah : 1/142).
Dari beberapa pemaparan di atas, dapat kita simpulkan bahwa jalan para salaf dalam menegakkan negara madinah adalah dengan dakwah dan jihad. Jika jihad tidak dapat ditegakkan maka wajib ber I’dad. Sebagaimana penjelasan Ibnu Taimiyah :

وكما يجب الاستعداد للجهاد، بإعداد القوة ورباط الخيل في وقت سقوطه للعجز، فإن ما لا يتم الواجب إلا به فهو واجب‏.‏ مجموع الفتاوى: 28/259.
Sebagaimana wajib untuk I’dad dalam jihad, dengan mempersiapkan kekuatan dan menunggang kuda pada saat tidak mampu karena lemah. Maka sesungguhnya sesuatu yang wajib tidak akan sempurna dengan sesuatu tersebut, maka sesuatu tersebut menjadi wajib. (Majmu’ fatawa : 28/259).
Sedangkan dalam menegakkan syari’at islam yang hari ini sangat dibenci barat dan pemerintahan-pemerintahan sekuler, tidak ada cara lain harus mendakwahi mereka, dan jika tidak mau jalan satu-satunya adalah jihad fisabilillah. Para ulama’ menjelaskan :

قال الشيخ محمد حامد الفقي: ”ومثل هذا وشر منه من اتخذ من كلام الفرنجة قوانين يتحاكم إليها في الدماء والفروج والأموال ويقدمها على ما علم وتبين له من كتاب الله وسنة رسوله صلى الله عليه وسلم ، فهو بلا شك كافر مرتد إذا أصر عليها ولم يرجع إلى الحكم بما أنـزل الله، ولا ينفعه أي اسم تسمى به، ولا أي عمل من ظواهر أعمال الصلاة والصيام والحج ونحوها“ [كتاب فتح المجيد شرح كتاب التوحيد: هامش ص396 ط: أنصار السنة.].
قال الشيخ محمد بن إبراهيم آل الشيخ: ”إن الحكم بغير ما أنـزل الله يكون كفرا أكبر في أحوال، الخامس منها يصف حال كثير من بلاد المسلمين الآن وصفا دقيقا – قال – فهذه المحاكم الآن في كثير من أمصار الإسلام مهيأة مكملة مفتوحة الأبواب، والناس إليها أسراب إثر أسراب، يحكم حكامها بينهم بما يخالف حكم السنة والكتاب من أحكام ذلك القانون وتلزمهم به وتقرّهم عليه وتحتّمه عليهم. فأي كفر فوق هذا الكفر، وأي مناقضة للشهادة بأن محمدا رسول الله بعد هذه المناقضة“ [من رسالة تحكيم القوانين.].
قاله الشيخ أحمد شاكر: ”أفيجوز مع هذا في شرع الله أن يحكم المسلمون في بلدهم بتشريع مقتبس عن تشريعات أوربة الوثنية الملحدة؟ – إلى قوله – إن الأمر في هذه القوانين الوضعية واضح وضوح الشمس، هي كفر بواح لا خفاء فيه ولا مداورة“ [عمدة التفسير لأحمد شاكر: 4/173-174.].

Kembali pada salaf tidak hanya dari segi aqidah. Akan tetapi kembali pada salaf haruslah sempurna. Karena islam telah menurunkan syari’at sekaligus membimbing bagaimmana menerapkan syari’at tersebut.
Jadi, diamnya ummat dari kekafiran para penguasa, ataupun terjunnya mereka kekancah perpolitkan dan kepartaian tidak ada contohnya dari para salaf. Bahkan hal ini menyelisihi pendapat mereka.

Filed under: Aqidah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: