At Taujih

Mengawal Wacana Iqomatuddiin

fatwa tentang world cup 2010

Assalamu alaikum, apa hukum mengikuti pertandingan olahraga [ sepak bola piala dunia world cup ] dan melihatnya lewat televisi. Kita maklumi bahwa mereka membuka aurat, dan kadang kadang mereka menampakkan para wanita yang mutabarijat serta telanjang. Dan bahkan diantara mereka menabuh kendang dan suara-suara musik lainnya dari suporter untuk menyemangati para pemain. Maka kami meminta jawaban yang gamblang dari pertanyaan ini. Semoga Allah memberkahimu dan forum ini.

Jawab : [ lajnah syar’iyah di mimbarut tauhid wal jihad ]
Wa’alaikum salam warahmatullahi wabarakatuh.
Bismillahirrahmanirrahim

Segala puji bagi Allah rab semesta alam, shalawat dan salam kepada yang diutus sebagai rahmat diseluruh alam serta sahabatnya dan seluruh pengikutnya.
Pertama : Permainan ini diselenggarakan dalam konteks kompetisi olahraga yang terdiri dari berbagai club. Dan mereka semua memiliki andil dalam pertandingan tersebut. Dari dana yang terkumpul tersebut, mereka gunakan untuk diberikan kepada para pemain yang menang entah berupa uang ataupun barang. Sedangkan jenis perlombaan ini adalah haram hukumnya secara syar’i. karena para fuqoha’ sepakat bahwa tidak diperbolehkan perlombaan yang mendapatkan hadiah kecuali dalam tiga hal : menunggang kuda, atau onta dan memanah, sebagaimana diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu dari Nabi sallahu ‘alaihiwasallam bahwasanya beliau bersabda :

لا سبق إلا في نصل ، أو خف ، أو حافر

“Tidak ada pertaruhan dalam perlombaan kecuali lomba panah,atau onta, atau kuda” [ HR. Ahmad dan ashabussunan ]

Yang dimaksud tidak ada perlombaan di sini adalah perlombaan yang mendapatkan hadiah kecuali tiga hal di atas.

Ibnu Qudamah dalam al mughni berkata : Dikhususkan tiga permainan ini untuk mendapatkan hadiah karena diantara alat-alat peperangan yang diperintahkan untuk dipelajari, mahir terhadapnya serta berlomba-lomba terhadapnya. Dengan berlomba terhadapnya dan mendapatkan hadiahnya maka akan menjadikan semangat dan mahir dalam memainkannya. [ almughni juz 2 / 277 ]

Maka adakah kemahiran dan perlombaan dalam berperang selain perlombaan tersebut ?

Kedua : jika pemberian hadiah [ bagi pemenang dalam suatu perlombaan ] itu boleh, para ulama’pun memberikan syarat tidak boleh menyerupai judi. Maka tidak boleh bagi para peserta perlombaan untuk mengumpulkan dana dan diberikan pada yang menang. Akan tetapi cukup dengan dana seseorang saja atau beberapa orang donatur sedangkan pemain tidak mengeluarkan sedikitpun. Sedangkan perlombaan sepak bola hari ini tidak sesuai dengan syarat tersebut. Dan itu termasuk salah satu bentuk perjudian sehingga haram untuk mengikutinya, melihatnya serta mengetahui perkembangan beritanya.

Ketiga : jika perlombaan tersebut selamat dari bentuk perjudian, akan tetapi banyak kita dapatkan berbagai kemungkaran yang terjadi, diantaranya :

– Mengikatkan al wala’ dan al baro’ kepada salah satu club bukan atas dasar islam.
– Mengagungkan orang-orang fasik dan orang yang menghabiskan waktunya untuk hal yang sia-sia dan menempatkan pada kedudukan mulia serta memberikan semangat mereka dalam kebatilan tersebut.
– Acara tersebut diselenggarakan oleh musuh-musuh kita dalam rangka memalingkan kita dari jihad dan mengalihkan perhatian ummat padanya serta menyibukkan ummat dengan sesuatu yang tidak memberi manfaat pada kita di dunia dan akhirat.

– Terlihatnya aurat para pemain, dan ini adalah sesuatu yang dilarang oleh islam entah itu terhadap pemainnya atau pun para penontonnya.
– Tampilnya para wanita pada layar TV pada saat acara tersebut.
– Adanya nyanyian dan musik-musik yang dilarang saat sebelum pertandingan atau saat pertandingan entah itu dilakukan oleh panitia atau pun para pemirsa dan penonton.
– Penggunaan banyak dana dan waktu yang tidak bermanfaat serta peremehan terhadap shalat. Lebih khusus bagi orang yang menghadiri acara tersebut. Padahal kita diperintahkan untuk menyibukkan diri kita dalam hal-hal yang bermanfaat dalam kehidupan dunia maupun akhirat, bukan dengan hal yang sia-sia atau permainan. Allah Ta’ala telah mencela perbuatan yang sia-sia dan senda gurau kecuali dalam hal yang diperbolehkan. Dia juga menghasung kita untuk selalu menjaga waktu.

Dari jabir bin Abdullah dan Jabir bin Umair radhiyallahu ‘anhu dari nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bahwa sanya beliau bersabda :

كُل شَيْءٍ لَيْسَ مِنْ ذِكْرِ اللَّهِ عَزَّ وَجَل فَهُوَ لَهْوٌ أَوْ سَهْوٌ إِلاَّ أَرْبَعَ خِصَالٍ : مَشْيُ الرَّجُل بَيْنَ الْغَرَضَيْنِ ، وَتَأْدِيبُهُ فَرَسَهُ ، وَمُلاَعَبَةُ أَهْلِهِ ، وَتَعَلُّمُ السِّبَاحَةِ
“Segala hal selain dzikir kepada Allah ‘Azza wa Jalla adalah termasuk perminan dan kelalaian kecuali empat hal: berlatih panah, melatih kuda, bergurau dengan isteri, dan belajar berenang.” (HR. Ath Thabarani No. 1760. Imam Nuruddin Al Haitsami mengatakan para perawinya adalah perawi shahih, kecuali Abdul Wahab bin Bakht, dia tsiqah (bisa dipercaya). Majma’ Az Zawaid, 5/269. Darul Kutub Al ‘Ilmiyah. Syaikh Al Albani menshahihkan dalam Shahih At Targhib wat Tarhib, No. 1282. Maktabah Al Ma’arif)

Dan masih banyak lagi berbagai kemungkaran sehingga haram bagi seorang muslim untuk mengikutinya dan menyaksikannya.

Yang terakhir : kami ingatkan wahai saudaraku dengan kondisi ummat islam hari ini. Yang musuh-musuh telah mengeroyok seperti makanan, dan busur telah diluncurkan dari pemanahnya, mereka telah memerangi din kita, merusak aqidah kita, mencerai beraikan ummat kita, dan telah memutus hubungan kita, merampas kekayaan kita, menghancurkan masjid-masjid kita, menginjak-injak kesucian kita, menciderai kehormatan wanita kita, membunuh orang-orang tua dan anak-anak.

Maka apakah pantas bagi kita untuk menikmati pertandingan tersebut ? yang akan melalaikan dari dzikrullah serta berhidmat pada din ini dan dari jihad fisabilillah ?. lebih mengherankan lagi adalah, banyak diantara kita yang tahu bahwa itu adalah tipu daya musuh-musuh kita, dan mengetahui tujuan dari pertandingan tersebut tetapi ia tetap nekad. Seperti sebuah kuda yang tahu bahwa itu api, akan tetapi cepat-cepat mereka melemparkan dirinya kedalam api tersebut. Kita memohon Allah Ta’ala untuk menjaga kita dan menyelamatkan kita. Dialah yang maha tinggi dan mengetahui.

Jawaban dari anggota lajnah as syar’iyyah mimbarut tauhid wal jihad
Syaikh Abul walid al maqdisi
Diterjemahkan oleh : Amru
Teks aslinya dari : http://www.tawhed.ws/FAQ/display_question?qid=2256

Filed under: 'Adawah, Fatwa, News

7 Responses

  1. kolomkiri mengatakan:

    Din Syamsuddin: Yang Tak Setuju Fatwa Piala DUnia Silahkan Ajukan Fatwa Lain….

    Gitu aja kok repot…

    sepak bola itu olah raga rakyat…

  2. abu hasan mengatakan:

    Jadi pentas sepak bola piala dunia ini sdh sangat jelas keharomanya.
    HAROM!!!

  3. abu hasan mengatakan:

    Jadi pentas sepak bola piala dunia ini sdh sangat jelas keharomanya.

    HAROM!!!

    Jangan ditonton!

  4. anis mengatakan:

    yang hadir juga negara-negara yang benci+merangi islam.

  5. Abu Sholah asy-Syafi'i mengatakan:

    فقد روي عن جابر بن عبد الله وجابر بن عمير رضي الله عنهم، عن النبي صلى الله عليه وسلم أنه قال: “كل شيء ليس من ذكر الله فهو لهو ولعب، إلا أن يكون أربعة: ملاعبة الرجل امرأته، وتأديب الرجل فرسه، ومشي الرجل بين الغرضين، وتعلم الرجل السباحة”.
    “telah diriwatkan dari Jabir bin Abdillah dan Jabir bin Umair semoga Alloh meridoi mereka, dari nabi saw dia berkata; “segala sesuatu bukan dari dzikir kepada Alloh maka adalah kelalaian dan permainan, kecuali empat perkara;
    1.candaan seorang suami dengan istrinya
    2.melatih kudanya.
    3.DAN BERJALANNYA SEORANG LELAKI (BERLOMBA LARI) ANTARA DUA TIANG
    4.belajar renang

    INILAH HADITS YANG BENAR DARI WEB MIMBAR TAUHUD DAN JIHAD, DAN TERJEMAHANNYA YANG TEPAT, MOHON LEBIH TELITI KETIKA MENUKIL FATWA.
    DAN KENAPA ومشي الرجل بين الغرضين
    ANTUM TERJEMAHKAN “BERLATIH PANAH” TOLONG DISEBUTKAN SUMBERNYA?? ATAU SYARAH HADITS DARI MANA?? SEBAGAI FAIDAH BAGI ANA

    KALAU TERJEMAHAN ANA ADA YANG SALAH TOLONG DIPERBAIKI.

    • najah mengatakan:

      Jazakumullah atas masukannya. Kami tidak ada tujuan dari perubahan yang terjadi pada terjemahan dari tek aslinya selain kebaikan. Diantara perubahan tersebut adalah :

      1. Teks asli pada perkataan ibnu qudamah dalam al mughni, tidak ada juz dan halaman. Kemudian kami carikan juz dan halamannya, sehingga jika ada para ikhwah yang ingin mengeceknya lebih mudah.

      2. Adanya perubahan hadis dari teks aslinya
      Yang asli berbunyi :
      كل شيء ليس من ذكر الله فهو لهو ولعب، إلا أن يكون أربعة: ملاعبة الرجل امرأته، وتأديب الرجل فرسه، ومشي الرجل بين الغرضين، وتعلم الرجل السباحة”.
      Setelah kami cari, matan tersebut tidak kami dapatkan, karena memang di akhir hadis [ teks asli ] tidak dicantumkan mukhorijnya. Setelah kami cari, maka kami dapatkan matan hadis yang sering dipakai adalah :

      كُل شَيْءٍ لَيْسَ مِنْ ذِكْرِ اللَّهِ عَزَّ وَجَل فَهُوَ لَهْوٌ أَوْ سَهْوٌ إِلاَّ أَرْبَعَ خِصَالٍ : مَشْيُ الرَّجُل بَيْنَ الْغَرَضَيْنِ ، وَتَأْدِيبُهُ فَرَسَهُ ، وَمُلاَعَبَةُ أَهْلِهِ ، وَتَعَلُّمُ السِّبَاحَةِ
      Setelah kami terjemahkan, kami sertakan para perowinya serta mukhorijnya agar para tholabul ‘ilmi lebih mudah mengeceknya.

      3. Terkait dengan kata-kata مَشْيُ الرَّجُل بَيْنَ الْغَرَضَيْنِ kami terjemahkan dengan berlatih memanah, itu untuk mempermudah karena ada beberapa makna yang mengarah kesana, sebagaimana alamat web di bawah ini.

      والمشي بين الغرضين يقصد به التحرك ما بين هدفي الرمي بالقوس
      http://www.omferas.com/vb/showthread.php?t=22065

      المشي بين الغرضين ..
      أي للرمي والتصويب

      كل شيء ليس من ذكر الله فهو لهو أو سهو، إلا أربع خصال: مشي الرجل بين الغرضين [للرمي]، وتأديبه فرسه، وملاعبته أهله، وتعليمه السباحة
      http://www.qaradawi.net/site/topics/article.asp?cu_no=2&item_no=4621&version=1&template_id=258&parent_id=1

      Terakhir, kami ucapkan jazakumullah khoir atas ishlahnya. Semoga menjadi pelajaran bagi saya untuk lebih hati-hati dalam menterjemahkan. [ Amru ]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: