At Taujih

Mengawal Wacana Iqomatuddiin

RISALAH RAMADHAN

Ditulis Oleh Ust. Amru

Berisi tentang :
A. Hal-hal yang diperintahkan dibulan ramadhan.
B. Dalil disyari’atkannya puasa, keutamaan dan hikmahnya.
C. Penetapan awal dan akhir bulan ramadhan.
D. Syarat wajib puasa.
E. Keringanan (rukhsoh) untuk tidak berpuasa.
F. Rukun-rukun puasa.
G. Hal-hal yang membatalkan puasa.
H. Sunnah-sunnah puasa.
I. Hal-hal yang dimakruhkan dalam puasa.
J. Hal-hal yang diperbolehkan dalam puasa
K. Yang dimaafkan melakukannya
L. Qiyamu Ramadhan / Sholat tarawih.
M. Dzikir jama’ah disela-sela shalat tarawih

A. Hal-hal yang diperintahkan dibulan ramadhan.
1. Shodaqoh.
Sebagaimana Rasululah sallallahu alaihiwasallam bersabda :
مَنْ فَطَّرَ صَائِماً فَلَهُ أَجْرٌ مِنْ غَيْرِ أَنْ يَنْقُصَ مِنْ أَجْرِ صَائِمِ شَيْءٌ
Barang siapa memberi makan orang yang berbuka puasa, maka dia mendapat pahala orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi paha orang yang berpuasa. (HR. Ahmad dan At-Turmudzi).

2. Qiyamullail.
Sebagaimana Nabi sallallahu alaihiwasallam bersabda :
مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيْمَاناً وَاحْتِسَاباً غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَمْبِهِ (متفق عليه)
“Barang siapa yang qiyamullail pada bulan ramadhan karena iman dan keikhlasan maka akan diampunkan dosa-dosanya yang telah lalu. (HR. Muttafaq alaihi).

Dan bahwasanya rasulullah sallallahu alaihiwasallam menghidupkan malam-malam pada bulan ramadhan, dan jika masuk pada sepuluh akhir bulan ramadhan beliau bangunkan keluarga beliau.

3. Tilawatul qur’an.
Bahwasanya rasulullah sallallahu alaihiwasallam memperbanyak bacaan Al Qur’an di bulan ramadhan, dan jibril alaihissalam mengajari Al-Qur’an pada bulan ramadhan. (HR. Bukhori).

4. I’tikaf.
Yaitu bertempat tinggal di masjid untuk beribadah kepada Allah Ta’ala . dan rasulullah sallallahu alaihiwasallam beri’tikaf pada sepuluh hari akhir di bulan ramadhan hingga wafatnya baliau (HR. Bukhori dan Muslim).

B. Dalil disyari’atkannya puasa, keutamaan dan hikmahnya.
Arti puasa (shaum) dari segi estimologi ialah manahan diri dari sesuatu yang ada. Dahulu puasa adalah diam dan menahan diri dari berbicara. QS Maryam : 26. Sedangkan puasa menurut syari’at adalah menahan diri dari hal-hal yang membatalkannya; seperti makan, minum, sejak dari terbit fajar hingga terbenam matahari.1) [ al mughni, juz 3, hal 84-85. dengan peringkasan ]

Sedangkan dalil diwajibkannya berpuasa adalah :
“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa, (yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka barang siapa di antara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin. Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. (Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.(QS Al Baqarah : 183-185).

Hikmah diwajibkannya puasa adalah sebagai pelatihan rukhani, penyujian jiwa, pendidikan keikhlasan, pembiasaan kesabaran, dan penampakan penghambaan kepada Allah Ta’ala serta penanaman rasa kebersamaan dengan sesama muslim yang lapar dan tidak mempunyaii apa-apa untuk menghilangkan rasa laparnya.2)

untuk tulisan lengkapnya, klik pada link berikut : Dowload

Filed under: makalah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: