At Taujih

Mengawal Wacana Iqomatuddiin

Selamat Jalan Syaikh Usamah

Berita meninggalnya syaikh Usamah menjadi berita terhangat pekan ini. Amerika dengan kesombongannya menyiarkan diberbagai media keberhasilan memburu syaikh Usamah. Mereka memuji pasukan elit mereka yang berhasil menemukan syaikh Usamah di sebuah gedung wilayah pakistan.

Akan tetapi berita yang dibesar-besarkan Amerika banyak diragukan oleh banyak kalangan. Foto yang beredar di internet bukanlah foto meninggalnya beliau. Bahkan pakar IT Roy suryopun mengatakn bahwa foto yang beredar di internet adalah foto yang manipulasi lewat foto shoop, dan memang Amerika tidak melansir foto beliau setelah meninggalnya.

Ummatpun bertanya-tanya, benarkah beliau meninggal ?. karena kita yakin bahwa Amerika jagonya berbohong. Dulu mereka pernah mengumumankan tentang kematian syaikh Usamah, dan selang beberapa hari beliau muncul kembali dengan kondisi yang sehat berpidato dan menghasung ummat untuk berjihad. Kitapun sebagi seorang muslim wajib untuk tabayun jika datang kabar kepada kita dari orang fasik, apalagi orang-orang kafir seperti Amerika.
Baca entri selengkapnya »

Iklan

Filed under: News

Stetemen Al Qaida tentang syahidnya Syaikh Usamah

بسم الله الرحمن الرحيم

[Tanzhim Qo’idatul Jihad – Pimpinan Umum]

Engkau hidup Terpuji dan Mati sebagai Syuhada

Statement seputar Pertempuran Keengganan dan Syahidnya

Syaikh Usamah bin Ladin rahimahullah

diterjemahkan oleh:

=================================================

Segala Puji bagi Allah yang telah Berfirman :

{وَلَئِنْ قُتِلْتُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ أَوْ مُتُّمْ لَمَغْفِرَةٌ مِنَ اللَّهِ وَرَحْمَةٌ خَيْرٌ مِمَّا يَجْمَعُونَ}

“Dan sungguh kalau kamu gugur di jalan Allah atau meninggal, tentulah ampunan Allah dan rahmat-Nya lebih baik (bagimu) dari harta rampasan yang mereka kumpulkan”. (QS. Ali Imran : 157)

Sholawat dan Salam semoga senantiasa terlimpah kepada Nabi-Nya yang telah bersabda : “Aku benar-benar berhasrat untuk bisa terbunuh di jalan Alloh, kemudian dihidupkan kembali, kemudian terbunuh lagi, kemudian dihidupkan kembali, kemudian terbunuh lagi” beserta Keluarga dan Para Sahabat Beliau yang telah menyebarkan Al-Haq dengan Keadilan mereka, menjaga Dien ini dengan leher-leher mereka, dan mengalirkan darah-darah mereka untuk meninggikannya.

{فَمَا وَهَنُوا لِمَا أَصَابَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَمَا ضَعُفُوا وَمَا اسْتَكَانُوا}

“Lalu mereka tidak merasa lemah dengan apa yang menimpa mereka dijalan Alloh, tidak melemah dan berputus asa” (QS. Ali Imron : 146) dan siapa saja yang menapaki jalan mereka, berjihad seperti Jihad mereka dan bersabar sebagaimana Kesabaran mereka hingga Hari Kiamat kelak. Amma Ba’du.
Baca entri selengkapnya »

Filed under: News

Tegar Dalam Perjuangan

Jama’ah shalat jum’ah yang dimulyakan Allah Ta’ala
Segala puji bagi Allah, Rabb dan sesembahan sekalian alam, yang telah mencurahkan kenikmatan dan karuniaNya yang tak terhinggal dan tak pernah putus sepanjang zaman kepada makhluk-Nya. Baik yang berupa kesehatan, kesempatan sehingga pada kali ini kita dapat menunaikan kewajiban shalat Jum’ah.
Semoga shalawat dan salam tercurahkan kepada pemimpin dan uswah kita Nabi Muhammad, yang melalui perjuangannyalah, cahaya Islam ini sampai kepada kita, sehingga kita terbebas dari kejahiliyahan, dan kehinaan. Dan semoga shalawat serta salam juga tercurahkan kepada keluarganya, para sahabat dan pengikutnya hingga akhir zaman.

Pada kesempatan kali ini tak lupa saya wasiatkan kepada diri saya pribadi dan kepada jama’ah semuanya, agar kita selalu meningkatkan kwalitas iman dan taqwa kita, karena iman dan taqwa adalah sebaik-baik bekal untuk menuju kehidupan di akhirat kelak.

Jama’ah jum’ah yang dimulyakan Allah Ta’ala
Kehidupan manusia di dunia ini tidak akan terlepas dari ujian, karena ujian adalah sunnatullah. Sebagaimana yang ditegaskan dalam firman-Nya:

أَحَسِبَ النَّاسُ أَنْ يُتْرَكُوا أَنْ يَقُولُوا آمَنَّا وَهُمْ لَا يُفْتَنُونَ (2) وَلَقَدْ فَتَنَّا الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ فَلَيَعْلَمَنَّ اللَّهُ الَّذِينَ صَدَقُوا وَلَيَعْلَمَنَّ الْكَاذِبِينَ
“Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami telah beriman,” sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.” (Al-Ankabut: 2-3).
Baca entri selengkapnya »

Filed under: khotbah jum'ah

Syeikh Usamah (sangat) tak layak dibenci

Beberapa saat setelah dilansirnya berita tentang terbunuhnya (syahid, insha Allah) Syeikh Osama Bin Laden, media, para tokoh masyarakat, dan pemerintah berusaha menggiring opini bahwa Syeikh Osama adalah tokoh yang wajib dimusuhi dan kita patut bergembira dengan meninggalnya “sang musuh”.

DPR mengingatkan agar pemerintah tetap mewaspadi terorisme pasca-kabar syahid-nya Syeikh Osama bin Laden dengan pertimbangan bahwa terorisme di Indonesia berbeda dengan yang terjadi di Amerika Serikat.

“Benar bahwa Osama adalah inspirator teroris dunia tapi untuk di Indonesia mengarah pada terorisme baru,” kata Wakil Ketua DPR bidang Polhukam Priyo Budi Santoso di Gedung DPR/MPR Jakarta, Senin (2/5/2011).

Senada dengan Priyo, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Said Aqil Siroj mengatakan, ”Jangan terlalu larut dalam kegembiraan atas kematian Osama, karena kematiannya tidak lantas membuat radikalisme lenyap dari muka bumi ini,” kata Said Aqil di Jakarta, Senin (2/5).

Menurut Said, radikalisme sudah ada sejak zaman dulu dan akan terus ada. Pasukan Amerika Serikat hanya berhasil membunuh Syeikh Osama, bukan mematikan radikalisme.

“Kita harus tetap waspada, karena radikalisme sudah ada sejak dulu dan akan terus ada. Persoalannya adalah apakah radikalisme itu tumbuh subur atau tidak. Ini tergantung bagaimana kita membendungnya,” katanya.

“Konsistensi dan komitmen menolak radikalisme tidak boleh pudar. Kita tidak boleh berkata lelah untuk menolak ajaran-ajaran radikal,” kata Said Aqil.

Menurutnya, langkah-langkah yang harus ditempuh dalam membatasi ajaran radikal adalah melalui pendekatan konsititusi, pendekatan sosial, dan pendekatan keamanan sebagai langkah terakhir. “Masyarakat harus diingatkan kembali bahwa Indonesia dengan adat ketimurannya adalah bangsa yang santun dan ramah, jauh dari radikalisme. Begitu pula bentuk negara ini adalah NKRI. Ini sudah final,” katanya.

Para pelajar juga harus diperkuat nasionalismenya dengan menjelaskan arti pentingnya Pancasila sebagai dasar negara.
Baca entri selengkapnya »

Filed under: 'Adawah, News

PENGUMUMAN

Mohon maaf kepada para pengunjung blog ini jika beberapa komentar tidak kami tampilkan. Di karenakan komentar yang tidak mendidik tidak ilmiyah dengan berdasar dalil dan cenderung emosional. Semua itu kami lakukan untuk meminimalisir perdebatan yang tidak ilmiyah dan di dasari atas emosi saja

Tanggalan

Jam dinding



Blog Stats

  • 325,176 hits

Pengunjung

online