At Taujih

Mengawal Wacana Iqomatuddiin

PESAN KAMI KEPADA YANG MSIH SENANG LIHAT BOLA

Lagi-lagi berita tentang tewasnya para suporter bola kita dengarkan. Sungguh sangat mengenaskan, berjuang untuk melihat para pemain bola yang notabene ahlul laghwu hingga nyawa melayang.

Media massa baik TV maupun koran mengabarkan bahwa; Dua orang tewas terinjak-injak saat berebut masuk ke dalam Stadion Utama Gelora Bung Karno. Mereka terinjak ketika berusaha masuk untuk menonton laga final Indonesia melawan Malaysia, Senin, 21 November 2011, sekitar pukul 20.00 WIB.

Dua orang tewas ini adalah Alfin, 20, warga Cililitan, Jakarta Timur, dan satu lagi Aprilianto Eko Wicaksono laki-laki berusia sekitar 20 tahun.

Kejadian tersebut berawal saat para suporter menjebol pintu tribun atas sektor 15, atau tepat di sebelah kanan kantor PB POBSI. Dan suporter tak terbendung masuk. Akibatnya, pengunjung di sektor itu membludak.”Lima suporter terinjak-injak, dua tewas,” kata Sahala, teman Alfin.

Memang menyaksikan bola tidak hanya digemari oleh orang-orang awwam dari ummat islam. Bahkan bayak orang yang sudah ngaji dan bahkan mengaku berfikrah jihadi-pun tertarik untuk lihat bola. Sampai-sampai kajianpun diliburkan agar tidak ketinggal menyaksikan aksi para pemain di rumput hijau. Bahkan kalaupun boleh mungkin dijama’ antara shalat maghrib dengan isya’. Sungguh sesuatu yang mengenaskan !.
Baca entri selengkapnya »

Filed under: News

PENTINGNYA WAKTU BAGI SEORANG MUKMIN

Jika orang barat mengatakan “time is money” waktu adalah uang, maka pepatah arab mengatakan “’al-waqtu huwa al-hayâh” waktu adalah kehidupan. Ada juga yang mengatakan

الوَقْتُ كَالسَّيْفِ # فَإِنْلَمْ تَقْطَعْ قَطَعَكَ
Waktu ibarat pedang
Jika kau tidak bisa menggunakannya, maka akan memotongmu

Tiga kata mutiara ini menggambarkan akan pentingnya waktu bagi kehidupan seseorang. Jika yang pertama menggambarkan akan pemikiran materialistis, tetapi yang kedua dan ketiga menggambarkan arti yang lebih penting dari sekedar uang.
Baca entri selengkapnya »

Filed under: makalah, tazkiyah

Amalan Yang Banyak Dilalaikan Manusia

Banyaknya orang yang lalai pada zaman kita ini. Saking lalainya hingga banyak diantara mereka yang jatuh pada kekufuran. Tidak sedikit diantara manusia hari ini yang meninggalkan shalat, tidak mau membayar zakat, asyik dengan kemaksiatan dan kesyirikan.

Maka sudah menjadi haknya seorang yang beriman agar mau memberi nasehat kepada saudaranya sesama muslim akan kelalaian tersebut. Harapannya mereka mau menerimanya serta bisa mengambil manfaat dari nasehat tersebut. Karena bagaimanapun nasehat itu pasti akan bermanfaat bagi orang-orang beriman. Allah Ta’ala berfirman :

وَذَكِّرْ فَإِنَّ الذِّكْرَى تَنْفَعُ الْمُؤْمِنِينَ
Dan tetaplah memberi peringatan, Karena Sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman. [ QS. Ad Dzariyat : 55 ].
Baca entri selengkapnya »

Filed under: makalah, tazkiyah

KITA MEMBUTUHKAN SEORANG RIJAAL

Allahamdulillah segala puji bagi Allah yang telah menjadikan kita seorang mukmin yang senantiasa berusaha untuk melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Dan Ia lah yang telah memberikan pada kita nikmat kesehatan dan kesempatan sehingga kita ditaqdirkan dapat melaksanakan shalat jum’ah di masjid ini.

Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurahkan kepada nabi junjungan, nabi besar Muhammad sallahu alaihi wasallam yang telah membawa ummat ini dari jaman jahiliyah menuju zaman yang terang benderang dengan cahaya Islam.

Suatu ketika Umar ibnul khattab radhiyallahu ‘anhu duduk duduk bersama para sahabat radhiyallahu ‘abhum dan berkata :
تَمَنَّوْا “، فَقَالَ رَجُلٌ: أَتَمَنَّى لَوْ أَنَّ لِي هَذِهِ الدَّارَ مَمْلُوءَةٌ ذَهَبًا أُنْفِقُهُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ، ثُمَّ قَالَ: ” تَمَنَّوْا “، فَقَالَ رَجُلٌ: أَتَمَنَّى لَوْ أَنَّهَا مَمْلُوءَةٌ لُؤْلُؤًا وَزَبَرْجَدًا وَجَوْهَرًا، أُنْفِقُهُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَأَتَصَدَّقُ، ثُمَّ قَالَ: ” تَمَنَّوْا “، فَقَالُوا: مَا نَدْرِي يَا أَمِيرَ الْمُؤْمِنِينَ، فَقَالَ عُمَرُ: ” أَتَمَنَّى لَوْ أَنَّ هَذِهِ الدَّارَ مَمْلُوءَةٌ رِجَالا مِثْلَ أَبِي عُبَيْدَةَ بْنِ الْجَرَّاحِ
Berobsesilah kalian !. kemudian salah seorang berkata : Aku berangan-angan seandainya Saya ingin rumah ini penuh dengan emas, sehingga saya bisa berinfaq di jalan Allah. Seseorang lainnya berkata: Saya ingin rumah ini penuh dengan mutiara dan permata sehingga saya dapat berinfaq dan bersedekah di jalan Allah Ta’ala. Umar berkata: Tapi saya berkeinginan rumah ini penuh dengan sosok seperti Ubaidah bin Jarrah. [ Fadhoilus shahabah 2/740, Mustadrak ‘ala shahihaini : 3/252 ].
Baca entri selengkapnya »

Filed under: makalah, Uncategorized

PENGUMUMAN

Mohon maaf kepada para pengunjung blog ini jika beberapa komentar tidak kami tampilkan. Di karenakan komentar yang tidak mendidik tidak ilmiyah dengan berdasar dalil dan cenderung emosional. Semua itu kami lakukan untuk meminimalisir perdebatan yang tidak ilmiyah dan di dasari atas emosi saja

Tanggalan

Jam dinding



Blog Stats

  • 317,252 hits

Pengunjung

online