At Taujih

Mengawal Wacana Iqomatuddiin

SUKSES MENGELOLA WAKTU

Ketika kita ingin menggapai sesuatu tujuan, entah itu namanya mimpi atau cita-cita, pasti kita berangan-angan tentang apa yang akan kita lakukan ketika kita mencapai tujuan tersebut. Membayangkan satu kejayaan yang akan kita dapatkan bila berhasil namun kita sering lupa membayangkan satu hal, yaitu bagaimana menggapai tujuan tersebut. Ya, manusia sering jump to conclusion tiap kali mereka ingin sesuatu. Padahal untuk mencapai suatu tujuan tidak semudah membayangkan hasil dari tujuan tersebut.

Demikian pula saat seseorang ingin mendapatkan kebahagiaan dunia dan akhirat, tetapi dia tidak berusaha dengan waktu yang telah Allah berikan untuk mengisinya dengan amalan-amalan yang membawa kebahagiaan tersebut, maka ini adalah bohong. Ada sebuah sya’ir arab mengatakan :

تَرْجُ النَّجَاةَ وَلمْ تسْلك مَسالِكَها إنَّ السَّفِينَة لا تجَرْي عَلى اليَبِسِ
Kamu mengharap keberhasilan dan tidak mau menempuh jalannya
Sesungguhnya kapal tidak akan berjalan di daratan

Salah satu hal yang mengganggu kita untuk menggapai tujuan atau kesuksesan kita adalah kemalasan. Apapun bentuknya entah menunda-nunda pekerjaan, atau bahkan tidak melakukan pekerjaan sama sekali membuat kita tidak akan bisa menggapai tujuan tersebut.
Baca entri selengkapnya »

Filed under: makalah

YANG HANCUR KARENA WAKTU

Kehidupan terus berjalan, bergulir seiring putaran waktu yang mengiringi langkah-langkah kita. Sejak terbit matahari sampai terbenam di upuk Barat, menemani ke peraduan. Tidak ada yang berbeda diantara kita dalam jumlah waktu yang dimiliki, tetap 24 jam sehari. Ia datang dan lalu pergi. Hanya orang-orang yang mampu berpikir dan menggunakan waktu dengan bijaklah, yang mampu “berhasil” mencapai kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat. Sebaliknya, kehinaan dan kenestapaanlah yang akan dimiliki oleh orang-orang yang malas dan gagal dalam menggunakan waktunya.

Waktu ibarat desiran angin, yang terkadang meninobobokan, membuat terkantuk bahkan tertidur lelap. Ia ada di setiap penjuru kota dan desa, di gunung dan di pantai, di sudut-sudut ruang kehidupan. Pergerakannya kadang tak disadari. Kehadirannya terlupakan padahal setiap harinya, ia menemani setiap langkah kita. Itulah sang waktu, kita akan merugi jika tidak menggunakan waktu secara bijak.

Rasulullah sallallahu alaihi wasallam telah mengabarkan kepada kita bahwa waktu luang merupakan salah satu di antara dua kenikmatan yang telah diberikan Allah Ta’ala kepada manusia. Tetapi sangat disayangkan, banyak di antara manusia yang melupakan hal ini dan terlena dengannya. Beliau bersabda:

نِعْمَتَانِ مَغْبُونٌ فِيهِمَا كَثِيرٌ مِنْ النَّاسِ الصِّحَّةُ وَالْفَرَاغُ
”Ada dua kenikmatan yang banyak dilupakan oleh manusia, yaitu nikmat sehat dan waktu luang”. (HR. Bukhari & Muslim)
Baca entri selengkapnya »

Filed under: Uncategorized

PENTINGNYA WAKTU BAGI SEORANG MUKMIN

Jika orang barat mengatakan “time is money” waktu adalah uang, maka pepatah arab mengatakan “’al-waqtu huwa al-hayâh” waktu adalah kehidupan. Ada juga yang mengatakan
الوَقْتُ كَالسَّيْفِ # فَإِنْلَمْ تَقْطَعْ قَطَعَكَ
Waktu ibarat pedang
Jika kau tidak bisa menggunakannya, maka akan memotongmu

Tiga kata mutiara ini menggambarkan akan pentingnya waktu bagi kehidupan seseorang. Jika yang pertama menggambarkan akan pemikiran materialistis, tetapi yang kedua dan ketiga menggambarkan arti yang lebih penting dari sekedar uang.

Yang dimaksud dengan kehidupan adalah, waktu yang dilalui manusia saat ia dilahirkan hingga ia wafat. Dengan definisi kehidupan seperti di atas, maka kita dapat mengambil kesimpulan bahwa, seseorang yang membiarkan waktunya berlalu sia-sia, dan lenyap begitu saja, sama artinya ia –dengan sengaja atau tidak sengaja- telah melenyapkan sisa-sisa masa kehidupannya. Al-Hasan al-Bashri berkata,

يَا ابْنَ آدَم، إنَّمَا أنْتَ أيَّامٌ !، فَإذَا ذَهَبَ يَوْمٌ ذَهَبَ بَعْضُكَ
“Wahai Bani Adam (manusia), sesungguhnya anda hanyalah “kumpulan hari-hari”, maka jika hari telah berlalu berarti telah berlalu sebagian dirimu.” [ Hilyatul Awliya’, 2/148, Darul Kutub Al ‘Arobi ].

Sekali bahwa ketika kita menyia-nyiakan dan membuang waktu kita tanpa hal yang berarti untuk agama dan kemaslahatan umat, maka ketika itu juga sesungguh kita telah membunuh diri kita sendiri. Betapa waktu itu sangat berharga dan jangan biarkan ia berlalu begitu saja.
Baca entri selengkapnya »

Filed under: makalah, Nasehat tuk penuntut ilmu

PENGUMUMAN

Mohon maaf kepada para pengunjung blog ini jika beberapa komentar tidak kami tampilkan. Di karenakan komentar yang tidak mendidik tidak ilmiyah dengan berdasar dalil dan cenderung emosional. Semua itu kami lakukan untuk meminimalisir perdebatan yang tidak ilmiyah dan di dasari atas emosi saja

Tanggalan

Jam dinding



Blog Stats

  • 317,252 hits

Pengunjung

online