At Taujih

Mengawal Wacana Iqomatuddiin

La Yadhurruhum Man Khadzalahum -Syaikh Abu Mush’ab Az Zarqawi-

Serial Ceramah:

La Yadhurruhum Man Khadzalahum

(Tidak membahayakan mereka orang yang menelantarkan mereka)

Ceramah Pertama : Perang Ukuran Thaifah Manshurah

3 Sya’ban 1426 H / 6 September 2005

click here to download==> DOWNLOAD

Ceramah Kedua: Taat Allah dan Rasul-Nya lebih bermanfaat bagi kami

16 Sya’ban 1426 H / 19 September 2005

Click here to download===>DOWNLOAD

Ceramah Ketiga : Para Penggenggam Bara

27 Sya’ban 1426 H / 30 September 2005

Click here to download===> DOWNLOAD

Ceramah keempat : Katakan, apakah kamu lebih tahu ataukah Allah

4 Ramadhan 1426 H / 7 Oktober 2005

click here to download===> DOWNLOAD

Ceramah kelima : Allah lebih berhak untuk kalian takuti

11 Ramadhan 1426 H / 14 Oktober 2005

click here to download===> DOWNLOAD

Filed under: download buku

HARAKAH JIHAD IBNU TAIMIYAH

Buku ini yang asli berjudul Ibnu Taimiyah wa ‘amalul jama’i. buku karangan Syaikh Abdurrahman Abdul Kholiq ini kemudian diterjemahkan kedalam bahasa indonesia dengan judul Harakah jihad ibnu taimiyah, karena harakah itu sunnah bukan bid’ah.

Abdurrahman Abdul kholiq dalam kitab tersebut memaparkan bahwa dalam rangka jihad fisabilillah untuk amar ma’ruf nahyu munkar dan tegaknya syari’at di bumi dibutuhkan sebuah jama’ah yang kuat. bahkan Ibnu taimiyah memantau jama’ah beliau walaupun beliau dipenjara.

Maka dengan keterangan kitab tersebut jelaslah bagi kita bahwa berjama’ah dalam rangka amar ma’ruf nahyu munkar dan tegaknya khilafah adalah sesuatu yang masyru’ dan tidak bertentangan dengan nas-nas syar’i. tidak ada yang menolaknya kecuali orang-orang yang ngeyel dan taqlid buta pada suyukh mereka.

Walaupun buku tersebut telah dibantah oleh beberapa ustadz salafi maz’um, akan tetapi antum bisa menimbang dalil kitab tersebut dengan bantahannya. Sungguh jauh antara sama’ [ langit ]dengan sumur dari segi dalil. karena mereka hanya bersemangat membantah walau dengan dalil yang lemah atu tadlis [ berdusta ] atas nama ulama’. selamat membaca tulisan tersebut dan semoga bermanfaat bagi kita.

INGIN BUKUNYA, DOWNLOAD DI LING INI. Download

Filed under: download buku, Uncategorized

DARI RAHIM IKHWANUL MUSLIMIN KE PANGKUAN AL-QAIDA

Syaikh Doktor Aiman Azh-Zhawahiri

Judul Asli: FURSAAN TAHTA RAAYATIN NABI

Penulis: Syaikh Doktor Aiman Azh-Zhawahiri

Penerjemah: Umar & Mush’ab

Editor: Fauzan

1. Buku pertama. Download
2. Buku ke dua. Download
3. Bulu ke tiga. Download

Filed under: download buku, Uncategorized

HUKUM-HUKUM YANG TIMBUL AKIBAT MEMBERLAKUKAN HUKUM CIPTAAN MANUSIA

Menjalankan hukum ciptaan manusia pada sebuah negara menimbulkan dampak yang sangat berbahaya terhadap:
1- Penguasanya
2- Para pembela dan tentara penguasa tersebut
3- Negara itu sendiri
4- Kaum muslimin secara umum
5- Ahlul Kitab yang berada di dalam negara tersebut
6- Melaksanakan hukum ciptaan tersebut
Berikut ini penjelasan singkat tentang dampak-dampak yang berkaitan dengan hal-hal di atas download
smg bermanfaat

Filed under: 'Adawah, Aqidah, download buku, syubhat

MEMBONGKAR SYUBHAT PARA PEMBELA THAGHUT [ pengaku-aku salafi dan yg lainnya ]


kitab ini adalah karangan syaikh Abu Muhammad Al Maqdisi yang telah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia. dalam kitab ini, beliau membantah alasan para pembela taghut yang mengatakan bahwa taghut tersebut kufrun duuna kufrin, masih shalat, mereka jahil, mereka dipaksa dan alasan-alasan lainnya. bahkan mereka mengkafirkan ahlut tauhid yang megkafirkan para taghut. semuanya alasan tersebut dibantah oleh syaikh al maqdisi dalam kitab ini dengan dalil-dalil yang kuat.

Memang syubhat-syubhat di atas adalah syubhat – syubhat yang selalu didengung – dengungkan oleh orang – orang yang membela para tentara thaghut dan para penghusung qawaaniin, sehingga pada akhirnya syubhat – syubhat itu dipegang dan diambil pula oleh para penghusung/pasukan yang musyrik itu, yang dimana mereka itu tidak mengetahui dari dien ini kecuali namanya saja, dan tidak mengetahui dari syi’ar – syiarnya kecuali sekedar ritual belaka. Kemudian dengan syubhat – syubhat itu mereka mendebat kaum muwahidin, dan menghujat kaum muslimin dalam rangka melegalkan kemusyrikan mereka, kebatilannya, serta pembelaannya terhadap thaghut yang padahal sesuatu yang paling pertama Allah subhaanahu wa ta’aala fadhukan atas mereka adalah menjauhi thaghut itu dan kafir terhadapnya.
Allah subhaanahu wa ta’aala berfirman :
وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِي كُلِّ أُمَّةٍ رَسُولًا أَنِ اعْبُدُوا اللَّهَ وَاجْتَنِبُوا الطَّاغُوتَ فَمِنْهُمْ مَنْ هَدَى اللَّهُ وَمِنْهُمْ مَنْ حَقَّتْ عَلَيْهِ الضَّلَالَةُ فَسِيرُوا فِي الْأَرْضِ فَانْظُرُوا كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الْمُكَذِّبِينَ
“Dan sesungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap – tiap umat (untuk menyerukan_ : Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Thaghut itu, “(An-Nahl : 36)

Dan firman – Nya subhaanahu wa ta’aala :
يُرِيدُونَ أَنْ يَتَحَاكَمُوا إِلَى الطَّاغُوتِ
“Mereka hendak berhakim kepada thaghut, padahal mereka telah diperintah untuk kafir terhadap thaghut itu. “ (Qs: An – Nisaa‘: 60) (Lalu orang – orang yang dhalim mengganti perintah dengan (mengerjakan) yang tidak dipeintahkan kepada mereka), yang seharusnaya mereka itu kafir terhadap thaghut itu, malah mereka justru menjaganya, melindunginya, membela untuk mempertahankannya, dan menjadi pasukan yang selalu siap, dan garda yang selalu setia setap saat, mereka mengorbankan jiwa raganya demi mempertahankannya, serta mereka mengerahkan waktu dan usia mereka demi menjaga keutuhannya.
Baca entri selengkapnya »

Filed under: 'Adawah, Aqidah, download buku

AQIDAH PENGAKU-AKU SALAFI DALAM TINJAUAN AHLUSSUNNAH WAL JAMA’AH

Tulisan ini dikarang oleh syaikh Abi Abdillah Muhammad buwailnaitu Al Marokisyi. Judul aslinya adalah aqiadah ad’iya’ as salafiyah fi mizani ahlussunnah waljama’ah. Buku ini konsentrasi pada pembahasan iman dan kufur yang menyeleweng dari pemahaman salaf. Kitab ini secara gamblang menjelaskan kesesatan pemahaman mereka [ salafy palsu ] karena telah mengikuti pemahaman murji’ah dalam masalah iman dan pemahaman jahmiyah dalam masalah kekufuran.

Tak hanya itu, buku ini juga membantah berbagai syubhat dalam masalah iman dan kufur secara gamblang. Semoga buku ini bermanfaat untuk ummat dalam rangka menjaga manhaj salaf dari berbagi penyelewengan dan supaya jelas jalan orang-orang yang sesat. Silahkan download di alamat berikut : download

Filed under: Aqidah, download buku, Manhaj, syubhat

LIMA PRINSIP UNTUK MERAIH KEMENANGAN

Prinsip-prinsip tersebut adalah sebagai berikut:
1. Sesungguhnya kemenangan itu hanya di tangan Alloh saja.
2. Sesungguhnya Alloh menjanjikan kemenangan kepada hamba-hamba-Nya yang beriman terhadap musuh-musuh mereka di dunia.
3. Sesungguhnya janji ini diberikan kepada mereka yang sempurna imannya, dan setiap orang mendapatkan bagian dari janji ini sesuai dengan kadar imannya masing-masing.
4. Sesungguhnya tidak terrealisasinya janji ini menunjukkan tidak terpenuhinya syarat keimanan (untuk meraih kemenangan – pent.).
5. Jika janji ini tidak terealisasi maka seseorang tidak akan berhak mendapatkannya kecuali jika dia menyempurnakan syarat-syarat untuk mendapatkan janji ini.
Penjabaran dari prinsip-prinsip ini adalah sebagai berikut: silahkan download di ling ini : Download

Filed under: download buku, tazkiyah, Uncategorized

Peringatan kepada manusia dari kesesatan kelompok jaamiyah dan madkholiyah

oleh : Abu Muhammad Al Maqdeese
Dengan nama Allah dan segala puji bagi Allah, shalawat serta salam untuk Rasulullah Saw, keluarga sahabat dan orang-orang yang loyal kepadanya.
Sesungguhnya para pengikut jaamiyah dan madkhaliyah serta orang-orang yang berjalan diatas manhaj mereka sebenarnya mereka tidak lain hanyalah kelompok sesat dan murtad yang berwala’ (loyal) kepada para penguasa negara mereka secara umum dan kepada keluarga Sa’ud secara khusus, mereka itu adalah sekumpulan para ulama’ dan dai-dai penguasa bahkan mereka menjadi informan, intel penolong dan pembelanya.

Pada hakekatnya mereka itu khususnya para ulama’ dan dai-dai pada zaman kita ini hanya disebut dengan dua kalimat : (Mereka adalah Khawarij yang murtad terhadap para dainya, atau mereka itu Murji’ah yang zindik terhadap para penguasa thogutnya).
Mereka itu terhadap para dai yang mukhlisin seperti orang-orang yang dikatakan oleh Ibnu Umar Ra kepada mereka : (“Sejelek-jelek makhluk yaitu orang yang melihat ayat-ayat yang diturunkan untuk orang-orang kafir lalu dijadikan dalil untuk orang-orang mukmin”).
Dan mereka terhadap para penguasa thoghut adalah pemimpin yang suka mabuk dengan pedoman orang-orang yang berkata :(“dosa itu tidak membahayakan selama ada iman”)

• Di hijaz, diantara tokoh-tokoh mereka adalah :
1. Muhammad Amman Al Jaami : dia adalah orang yang berasal dari Atsyubi, datang ke Madinah al Munawwarah lalu dimudahkan baginya untuk belajar di Masjid Nabawi dan Jami’ah islamiyah, dia sebagai informan yang terkenal untuk para penguasa kepada para Syaikh dan penuntut ilmu dan sungguh dia itu telah celaka.
2. Robi’ bin Hadi Al Madkhali, seorang guru di Jami’ah Islamiyah yang bekerja penuh untuk para penguasa dan spesialis dalam memfitnah setiap dai yang menentang penguasa, awal kali yang mereka lakukan adalah terhadap Syaikh Mujahid Sayyid Quthub Rhm.
3. Falih bin Nafi’ Al Harbi, Syaikhnya para intel Sa’udi sebagaimana yang telah diketahui oleh Saudara-Saudara kita di Hijaz.
4. Muhammad bin Hadi Al Madkhali, penjahat para pemimpin keluarga Sa’ud dan penyair istana mereka yang sering mengisi di Jami’ah Islamiyah… dia menyerupai khowarij dalam sambutan baiknya dengan menganggap halal darah kaum muslimin dan mendapat berkahnya dengan membunuh mereka, serta mengharamkan darah orang-orang kafir dan orang-orang musyrik, dia juga mempunyai syair yang berkenaan dengan eksekusi mati dari penguasa Sa’udi terhadap empat orang ikhwan yang bertauhid, yang telah melakukan pembunuhan terhadap beberapa orang dari musuh islam dan orang-orang Amerika di Riyadh, sebagaimana dia berkata dengan penuh pujian kepada menteri dalam negeri Sa’udi berkenaan dengan tertangkapnya ikhwan-ikhwan tersebut dan menghukum mereka dengan hukuman mati.

– Berjalanlah hai anak yang memiliki tauhid!! Yang mengalahkan…
– Dan menghancurkan setiap thaghut dan syaitan…
– Dan mengangkat bendera islam tinggi-tinggi…
– Walaupun ada musuh dan pendengki…
– Sedangkan penguasa adalah mereka keluarga Sa’ud. Bagi mereka…
– Kita mendengar dan taat yang pasti dengan Al Qur’an…
– Dan tidak boleh seorangpun untuk membatalkan bai’at mereka…
– Dan barang siapa yang berkhianat maka dia mendapat dosa pengkhianatan…
– Wahai para penjaga keamanan setelah Allah di negaraku…
– Allah menjagamu dalam keadaan sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan…
– Wahai bapak Sa’ud semoga Allah memanjangkan umurmu…
– Dalam membela agama dan sangat membutuhkan bantuan dan pertolongan…
– Allah…Allah… di dalam buku yang telah tersebar…
– Manhaj takfir dan Ikhwan (ikhwanul muslimin)…
– Setiap di negeriku telah dipenuhi dengan buku itu…
– Dengan harga yang murah atau dengan cuma-cuma…
– Bakarlah buku-buku itu dan hukumlah…
– Orang-orang yang menjajakannya dikalangan para pemuda…
Syair ini menyerupai syair Amron bin Hattan seorang Khawarij Azariqah dalam memuji orang-orang murtad yang membunuh Ali Ra, dan saya mempunyai bantahan terhadap kasidah itu dengan sajak yang sama, di dalamnya saya jelaskan kesesatan pembuat syair ini dan di dalamnya saya singkap kebathilan tuan-tuannya dari kalangan thaghut yang kafir… judulnya (Ilaa Harisit Tandiid Wa Ruhbaanihi).

• Di kuwait para ikhwan kita menamakan mereka dengan para pemilik manhaj Al Inbithohi (tiarap) karena mereka melemahkan semangat para dai dan mujahidin dan karena tiarap mereka dari para pemimpin yang suka mabuk, mereka terbagi menjadi dua : yang berkelompok (berjamaah) dan yang tidak berjamaah, mereka berbeda-beda tingkat tiarapnya akan tetapi bertemu (sama) dalam satu pemikiran dan manhaj, diantara pentolan-pentolannya adalah :

1. DR. Abdullah Al Farisy (tidak berkelompok) dia dipecat dari organisasi Ihya’ut Turats, padahal organisasi itu didominasi oleh orang-orang yang beraliran inbithohi, contohnya adalah perkataannya terhadap para dai di dalam kaset (Al Fursan Ats Tsalatsah), Syaikh Abdur Rahim Ath Thahan menyebutnya sebagai (thaghut dan penyeru kesyirikan serta telah menjerumuskan dirinya sendiri ke dalam kekafiran). Renungkanlah hal ini, lalu kajilah kembali bantahannya mengenai penguasa thaghut dan serangannya terhadap orang-orang yang mengkafirkan mereka dan menamakan mereka dengan thaghut!! Qarun!! Yang mengingatkan pada sabda Nabi Saw mengenai anak-anak kecil yang bodoh dan sejelek-jelek ciptaan :

“ Mereka membunuh orang-orang islam dan membiarkan para penyembah berhala”

2. Falah Ismail Mundakar (tidak berkelompok, dia keluar dari organisasi, dan contoh keberanian dia di dalam mengkafirkan para dai yaitu perkataannya di dalam kaset yang direkam (Apabila orang yang beragama fanatik terhadap kelompoknya maka dia telah murtad!!) sebaliknya anda akan melihat dia membela Fahd ketika memakai kalung salib dan mengejek orang-orang yang menghukuminya dengan kekafiran. Untuk itu dia berkata : (Apakah memakai kalung itu merupakan sebuah kekafiran? Siapa yang berkata bahwa berbuat kekafiran itu menyebabkan dia kafir? Adapun berhukum dengan hukum selain apa yang diturunkan oleh Allah, para ulama mengatakan itu adalah kufrun duuna kufrin (kafir tapi tidak kafir), dan yang kedua apakah salib itu benar-benar salib? Ini hanyalah sekedar sebuah upacara keagamaan dan bersifat protokoler saja, yang sudah saling diketahui oleh berbagai negara, dan setiap negara memiliki simbol masing-masing serta hal ini hanyalah sekedar bertukar hadiah sebagaimana yang dilakukan pada masa Harun Ar Rasyid!!!.
Jelas kamu tidak akan merasa heran setelah kejadian ini jika kamu mengetahui bahwa pembimbing skripsinya untuk mendapatkan gelar magister bagi Mundakar itu yang paling berpengaruh dari para guru-gurunya adalah Amman Al Jaami.

3. Muhammad Al Anbari (tidak berkelompok)
4. Hammaad Al Utsman (tidak berkelompok)
5. Salim Ath Thawiil (tidak berkelompok) mereka itu sangat rajin dalam menyebarkan kesesatan mereka di kantor-kantor.
6. Adnan Abdul Qodir.
7. Muhammad Al Hammud (keduanya berkelompok dalam satu organisasi). Disana masih banyak lagi nama yang lainnya selain mereka, namun mereka inilah tokoh-tokohnya dan semuanya berkumpul untuk menutupi aib para thaghut dan membela kekafiran mereka serta menganggap mereka sebagai pemimpin yang sah, yang tidak boleh memberontak mereka, diwaktu yang sama mereka melancarkan peperangan terhadap para dai islam dan mujahidin atau orang-orang yang mengkafirkan para penguasa thaghut.

• Di Al Imarat (Emirat arab), Abdullah As Sabt (berjama’ah) dia adalah salah satu tokoh (poros) penting di dalam organisasi dan dia sangat giat menyebarkan kebathilan mereka yang telah disebutkan diatas, namun telah tersingkap kebathilannya dan dia telah cacat karena telah melakukan pelanggaran-pelanggaran masalah keuangan di Emirat Arab.
• Sedangkan di Urdun, termasuk orang-orang yang berjalan diatas manhaj mereka dan mengikuti langkah-langkah mereka dalam membela thaghut, memerangi para dai dan membuat kebohongan-kebohongan serta penipuan, diantaranya adalah :

1. Ali Al Halabi, orang yang berfatwa yang masyhur mengenai wajibnya melaporkan para dai dan mujahidin yang dia dan para pengikutnya menamakan mereka dengan Takfiriyin (orang-orang yang suka mengkafirkan), sebagaimana yang diajukan pertanyaan-pertanyaan kepada mereka : Apakah boleh melaporkan perkara orang-orang takfiriyin kepada penguasa pada masa sekarang ini? Lalu Al Halabi menjawa dengan jawaban yang membingungkan dan mengundang banyak penafsiran dengan berkata : (Apabila disana mengakibatkan kepada bahaya, kerusakan umat, penyesatan umat dan membangkitkan kejelekan maka hal ini adalah wajib).
Kemudian dia ditanya tentang fatwanya ini pada tanggal 2 Robi’ul Awal 1420, dia menyangkalnya dengan keras dan menuduh bahwa kebiasaan mereka itu suka berbohong kepada para dai!! Lalu disodorkan kepadanya kaset yang di dalamnya terdapat tanya jawab dengan suara Al Halabi, maka dia membuat-buat kebohongan kepada seluruh orang yang mendengar pengingkarannya beberapa saat setelah itu dalam majlis yang sama, yang dilakukan di salah satu rumah ikhwan di daerah Az Zarqo’ (Urdun) setelah shalat isya’ dan diikuti oleh sekitar 40 orang, maka dia berbalik dengan membela fatwanya ini dengan gerah, dan sesungguhnya fatwa itu dimaksudkan kepada orang-orang yang merusak manhaj salafus sholeh terhadap umat.

Lalu dia ditanya : Apakah buku-buku dan pandangan-pandangan Syaikh Safar Al Hawali, Syaikh Salman Al Audah dan Syaikh Umar Abdur Rahman Rhm – semoga Allah membebaskan penahanannya – serta orang-orang yang semisal dengan mereka apakah mereka itu termasuk para pemuda muslim yang bermanhaj salaf?
Maka dia menjawab tanpa rasa malu dan takut : (Itu termasuk kerusakan tidak diragukan lagi dan tidak disangsikan lagi) .

Hal itu sesuai dan sama dengan firqah (kelompok) Yazidiyah dari kelompok Khawarij, karena dalam perkataan mereka dengan membela orang yang bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah walaupun dia belum masuk ke dalam agamanya, namun bersamaan dengan itu mereka berlepas diri dari orang-orang yang bertauhid dan menghalalkan darah mereka. akan tetapi disana ada perbedaan antara dia dengan kelompok Yazidiyah itu, yaitu bahwa Yazidiyah menghalalkan darah orang-orang yang bertauhid karena sebuah dosa sedangkan orang-orang murtad sekarang ini telah menghalalkan darah orang-orang yang bertauhid karena ketaatan, seperti jihad, menerangkan perkataan yang benar dan berlepas diri dari thaghut serta mengkafirkan thaghut dan yang semisalnya.

2. Di Urdun juga ada Salim Al Hilali. Orang yang banyak berbicara tentang mujahidin dan para dai serta yang terkenal dengan pembajak buku-buku para dai dan ulama’. Contohnya lihat buku : (Al Kasyful Mitsali ‘An Saroqoti Salim Al Hilali) oleh Syaikh Ahmad Al Kuwaiti.
3. Masyhur Hasan, oleh Syaikh Ahmad Al Kuwaiti juga ada bukunya (Al Kasyful Masyhur ‘An Saroqoti Masyhur).

4. Termasuk orang yang membantu mereka dalam kesesatan dan juga sebagai penopang dana dengan penuh kemurahan hati adalah Sa’ad Al Hushaini yang ditunjuk sebagai duta besar Sa’udi di Urdun dan dia sebagai warga negara dan pembela Sa’udi hingga pikiran-pikirannyapun mengikuti langkah-langkah Jaamiyiin dan Madkhaliyyiin (pengikut-pengikut Jaamiyah dan Madkhaliyah).

• Di Maghribi, langka-langkah mereka diikuti dalam menikam orang-orang yang bertauhid dan membela para thaghut dan orang-orang murtad adalah :
1. Muhammad bin Abdur Rahman Al Maghrawi, dia tidak takut dengan ancaman-ancaman dengan mengangkat perkara-perkara orang-orang yang menyelisihinya dari kalangan para dai kepada penguasa.
2. Diantara mereka yang dari Al Jazair adalah Abdul Malik bin Ahmad Ramdhani, penulis kitab (Madaarikun Nadhzri Fis Siyasah), dia adalah sejelek-jelek dan seburuk-buruk dan penulisan dalam permasalahan ini, yang pada hakekatnya dia mengajak kepada politik inbithohiyyah (sikap tiarap) yang toleran dan berharap kepada thaghut serta keluar dari para dai, dia juga menganggap penguasa Aljazair dan pemimpin-pemimpinnya adalah sah, maka tidak boleh keluar dari mereka walaupun dengan lisan dan perkataan, oleh karena itu dia hingga sekarang tidak bisa melihat, karena telah buta matanya dan bashirahnya (mata hatinya) tertutup dengan suatu kekafiran yang nyata dan kesyirikan yang jelas serta terang-terangan memerangi agama yang telah dilakukan oleh pemimpin-pemimpin mereka, sebaliknya mereka berpura-pura buta (tidak melihat) akan kekafiran thaghut dan berusaha menutup-nutupinya, kamu akan melihat orang yang jelek ini diatas manhaj Syaikhnya Robi’ Al Madkhali yang melancarkan serangannya terhadap seorang mujahid yang agung Sayyid Quthub, maka tidak ada alasan dengan suatu ta’wil dan tidak perlu mengingatkannya untuk mengkaji ulang mengenai bencana-bencana yang telah dilakukannya dan orang-orang yang semisal dengan dia yang terus menerus dia gencarkan, mereka tidak menukil dari perkataan Sayyid Quthub sedikitpun dalam rangka untuk membalas secara penuh untuk kebaikan-kebaikan thaghut.

ingin down load, klik ling berikut Download

Filed under: download buku, syubhat

Koreksi terhadap majalah asy syari’ah

syaAdapun latar belakang saya menyampaikan koreksi dan pelurusan terhadap majalah Asy Syari’ah ini, Pertama: Semata-mata karena kehendak Allah Ta’ala, karena atas izin-Nya ada hamba Allah yang memberikan sebagian majalah tersebut kepada saya, sebagaimana yang saya sampaikan dalam muqaddimah risalah koreksi ini, Kedua: Menurut saya syubhat atau bid’ah atau kesalahan-kesalahan yang terdapat dalam majalah Asy Syari’ah jauh lebih berbahaya dibandingkan dengan syubuhat atau bid’ah atau kesalahan-kesalahan yang terdapat di dalam majalah-majalah, tulisan-tulisan yang lainnya, khususnya bagi masyarakat umum yang ingin kembali kepada as sunnah san berhasrat mengikuti jejak langkah salaf, dan di samping itu bid’ah-bid’ahnya akan lebih cepat dianggap sebagai sunnah apabila tiada seorangpun yang mengecamnya, dan mengoreksinya, sebab para pengasuhya dikenali oleh orang awam bahwa mereka adalah As Salafiyun (orang-orang salafi) dan tidak henti-hentinya mengaku sebagai kelompok ahlus sunnah wal jama’ah, kelompok bermanhaj salaf, al firqah an-najiyah, berilmu dengan ilmu yang benra dan sebagainya dan sebagainya.

Maka melihat kenyataan seperti itu dan demi menunaikan perintah Allah Ta’ala dan Rasul-Nya serta berusaha mengamalkan sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai berikut:

Artinya: “Ad-dien adalah nasihat, kami katakan: bagi siapa? Beliau bersabda: Bagi Allah, bagi kitab-Nya, bagi rasul-Nya dan bagi para pimpinan kaum muslimin dan orang-orang awamnya.”

Dan dalam hadits yang lain yang diriwayatkan Imam Al Bukhari dan Imam Muslim :

Artinya: “Dari Jabir bin Abdillah radliallahu’anhu berkata: Aku membai’at Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk mendirikan shalat, tegakkan zakat dan menasihati bagi setiap muslim.” (Mutafaq ‘alaih)

Dan tidak diragukan lagi bahwasanya menerangkan kesalahan-kesalahan dalam urusan ad-dien dan mentahdzir darinya serta memberikan sanggahan terhadapnya adalah merupakan sebesar-besar nasihat bagi Allah, bagi kitab-Nya, bagi Rasul-Nya dan seluruh kaum muslimin, sebab dengan mendiamkan kesalahan tersebut agama manusia akan rusak dan seterusnya akan membawa kepada rusaknya dunia mereka dan akhiratnya.

Saya bukan termasuk ahlul ilmi sebagaimana yang dikehendaki oleh Al Imam Al Auza’i rahimahullah yang telah tersebut di atas, akan tetapi saya hanyalah sebagai orang awam biasa yang dikaruniai Allah Ta’ala setitik ilmu, sehingga ? Alhamdulillah ? dengan setitik ilmu itu saya bisa membaca sebagian kitab-kitab ahlul ilmi dan memahami aqwal mereka, dan dari situ saya dapat mengetahui adanya kesalahan-kesalahan di dalam majalah Asy Syari’ah.

Dan menurut hemat saya kesalahan-kesalahan itu bermuara dari dua golongan, yaitu: 1- Kesalahan orang ‘alim yang diikuti dan 2- Dari kebodohan orang-orang yang menyangka diri mereka berilmu, dan saya menganggap ? wallahu a’lam ? bukan kesalahan golongan ketiga yaitu ahlul bid’ah dan ahluz zaigh, sebab kita melihat dari segi lalainya saudara-saudara kita para pengasuh majalah Asy Syari’ah dan semisalnya mereka adalah orang-orang yang hendak menghidupkan as sunnah. selengkapnya download ling berikut Download

Filed under: download buku, syubhat

MEMBONGKAR SYUBHAT-SYUBHAT MURJIAH GAYA BARU

almaqdisiSesungguhnya segaka puji hanya milik Allah, Kami memuji-Nya, meminta pertolongan-Nya, dan meminta ampunan kepada-Nya. Kami berlindung kepada Allah dari keburukan jiwa kami dan dari kejelekan-kejelekan amal kami. Siapa orangnya yang Allah beri petunjuk maka tidak ada yang bisa menyesatkannya dan barangsiapa yang Dia sesatkan maka tidak ada yang bisa memberinya petunjuk.
Wa ba’du.

Ini adalah lembaran-lembaran yang mana aslinya telah saya tulis pada Bulan Muharram tahun 1408 H seputar materi yang diisyaratkan dalam judul, dan saat itu saya hanya membatasi pada masalah itu dan saya namakan “Raddul Hudaati ‘Ala Man Za’ama An Laisa Fil A’maali Wal Aqwaali Kufrun Man Lam Yartabith Bi’tiqaad Illashsholat” sebagai bantahan terhadapsebagian orang yang berpendapat seperti itu. Dan saya tidak begitu perhatian untuk menyebarkan dan menerbitkannya saat ini meskipun sebagian ikhwan kami di Pakistan telah mencetaknya dengan mesin tik, mereka mengcopynya dan menyebarkannya di kalangan mereka, serta sebagian mereka menyertakan beberapa tambahan.

Kemudian sesungguhnya saya tatkala melihat keberadaan Murjiah hari ini di negeri ini telah menjadi-jadi dan fitnah mereka makin mengakar dan menjalar serta menyebar di kalangan para pengekor, maka saya berpandangan untuk menyebarkannya supaya ikhwan kami para pencari Al Haq memanfaatkannya dalam membungkam segala syubhat Ahlut Tajahhum wal Irja (baca salafi maz’um), maka saya kembali mengambil aslinya(1), terus saya mengoreksinya dan menambahkan terhadapnya bantahan-bantahan atas syubhat-syubhat lain yang berkaitan dengan materi ini dan tidak jauh dari aslinya. Dan tidak ada penghalang bagi kami di masa mendatang bila mereka menciptakan syubhat-syubhat baru yang lain dan ia menyebar, kami menggugurkannya dalam juz lain yang akan datang serta kami merontokkannya bila masih ada sisa umur dengan pertolongan Allah dan taufiq-Nya.

Bila kalajengking itu kembali datang maka kami kembali menghadang
Sedang sandal selalu siap untuk menghajarnya.
Dan engkau akan melihat bahwa kami dalam pekerjaan ini tidaklah berbicara tentang suatu cabang dari cabang-cabang (ajaran Islam), namun ia adalah ashluddiin dan qaidahnya yang dengannya kami menghadang panah mereka yang telah sesat dan menyesatkan (manusia) dari jalan yang lurus. Kami meminta kepada Allah ta’ala agar memberikan keikhlasan kepada kami serta menjadikan kami dari hamba-hamba dan tentara-Nya al muwahhiddiin.

Inilah … segala puji di awal dan di akhir hanyalah milik Allah, shalawat (dan salam) semoga Allah limpahkan kepada nabi Muhammad. Keluarga, dan sahabatnya seluruhnya.

Abu Muhammad ‘Ashim
Al Maqdisy
1412 H

untuk downlod makalah ini silahakn klik di : Download

Filed under: download buku

PENGUMUMAN

Mohon maaf kepada para pengunjung blog ini jika beberapa komentar tidak kami tampilkan. Di karenakan komentar yang tidak mendidik tidak ilmiyah dengan berdasar dalil dan cenderung emosional. Semua itu kami lakukan untuk meminimalisir perdebatan yang tidak ilmiyah dan di dasari atas emosi saja

Tanggalan

Jam dinding



Blog Stats

  • 310,886 hits

Pengunjung

online